Surat Untuk Tuhan

Surat Untuk Tuhan

  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 8, 2020
Book of unspoken words. -Sejauh apapun diri ini berusaha untuk mencari seseorang sebagai tempat curahan hati, pada akhirnya aku hanya menemukan Penciptaku yang ternyata setia mendengar dan mendampingiku. -Catatan social anxiety.
All Rights Reserved
#14
courage
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Tulisan bercerita?
  • Story Aurani&umji (Garis Pintu Dua Dunia)
  • • KECEWA ~
  • Tentang Kita
  • Terjebak Nostalgia
  • The Story Only I Didn't Know
  • Dalam Diam
  • SasuHina - Love Story
  • Hijrah Cinta Sang Akhwat Fillah

begitu kelelahan mulai menyeruak, mengaduh suasana gelap berteman lagu sendu pilu, ku coba tuliskan segalanya tentang isi hatiku yang menolakmu ada dalam pikiranku lagi. ketika yang ku tahu bahwa sia-sia selama ini selalu berharap padamu. sia-sia untuk waktuku yang terbuang merindukanmu. ~ ketika aku diberi kesempatan memilikimu, tidak dengan waktu yang lama, senda gurau kita berubah diam. tak bertegur sapa layaknya tak pernah kenal sebelumnya. tak ada salam perpisahan, setidaknya berusaha membuat keadaan pahit itu menjadi manis sebelum kita benar-benar tak saling melihat lagi, Tidak ada! baru saja aku berusaha mengucapkan kata "sayang" padamu. barusaja aku menghapus kenangan lama. namun, kamu datang lagi dengan kisah yang sama. meski kadang aku merasa bodoh, dengan keistimewaan yang mengecewakan. aku cukup bahagia sempat, sekali saja, bersamamu. menghabiskan separuh malam kita bercerita ria lewat handphone. Terima kasih teruntukmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines