Ayah murah Yang Xiaoluo

Ayah murah Yang Xiaoluo

  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 14, 2020
Penulis: keluarga miskin Kategori: Kehidupan Urban Status: Serial Pada malam musim panas ketika jangkrik bernyanyi, Yang Yan berdiri di pintu komunitas, memegang tas besar tinggi-tinggi, dan berteriak dengan suara nyaring: "Biarkan saja, pulang dan makan es semangka!" Whoo! Seorang Corgi berkaki pendek tidak sabar untuk keluar dari semak-semak, mengguncang pantat kecilnya dan berlari ke arahnya dengan penuh semangat. Kemudian, seorang gadis kecil duduk di atas cangkang kura-kura besar dan perlahan-lahan berjalan keluar dari balik pohon besar itu. Matanya yang besar dan cerah menemukan Yang Yan, mulutnya tertawa gembira, dan dia menangis dengan renyah, "Ayah! " Di belakangnya, seekor kucing oranye besar melompat ringan keluar dari semak bunga, lalu seekor burung nuri berjalan dengan sayap di punggungnya, seekor hamster putih yang melihat ke kiri dan ke kanan ... melihat pemandangan ini, ada seorang pejalan kaki yang sudah Tua di pinggir jalan. Nenek itu menoleh ke Yang Yan dengan heran: "Xiao Yang, gadismu , sepertinya sedikit istimewa!" Pu Qun: '...'
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ACTING!!! ✅ (End...)
  • [END] Dia Baru Saja Memamerkan Putri Palsunya dan Menjadi Gila
  • [END]✓Koki Kecil dari Keluarga Orion
  • Di Balik Wajah yang Tak Menawan (End)
  • [END] Love You Just Like This
  • TELUR CEPLOK 🍳(JackFei) Ekstra fiksi MAMA KELINCI🐇S2✔️
  • Love Me (Again), Please!
  • [3] Miracle Pill Maker Bullies the Boss [DISCONTINUED]

author: shiho ai Cast: jimin, jungkook.... Genre: drama, romance, mystery Rate: T-M Capter... happy reading... Prolog... Sret! Sret! Sret! seorang namja kecil tengah menyapit nyabit seekor kelinci kesayangannya yang sudah tak bernyawa dibalik semak semak dibelakang rumahnya, wajahnya tak menunjukkan rasa takut, ragu atau jijik malah justru sebaliknya namja kecil itu sangat menikmati perbuatannya itu terlihat jelas dari sorot matanya yg mengerikan dan juga dari seringai dibibirnya... "Tuan muda... anda dimana? Waktunya makan siang" seorang pelayan yeoja menuju halaman belakang, "tuan muda!!!" Panggilnya sekali lagi tapi tetap saja tak ada respon dari tuan mudanya itu. Pelayan yeoja itu melihat semak semak yang bergerisik risik, membuat pelayan itu mendekati semak semak... Srek!!! Deg! "YA TUHAN!!! TUAN MUDA APA YANG KAU LAKUKAN!!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines