Rayhana
  • WpView
    Leituras 48
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, jul 20, 2020
Maaf rayhan, karna aku tak sadar bahwa kamu adalah sebenar-benarnya cinta, dan kamu adalah sebenar-benarnya kasih sayang untukku. jika dulu kupikir kamu adalah enggan bagiku, sekarang kamu adalah angan untukku - Hana Mukhtar ________________ hidupku yang terbilang rumit, mulai dari perusahaan catering keluargaku bangkrut, pertunanganku batal, pulang pada tanah yang tak ingin ku injak karena jauh darimu, hingga kita terpisah dalam hubungan berjarak yang cukup lama. aku hancur. hancur, sehancur-hancurnya. cuma kamu sekarang yang bisa menenangkan aku, Rayhan.
Todos os Direitos Reservados
#1
youngmariagge
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • N O R A [on going]
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • flashback~
  • Oktober kelabu
  • HATI💔 YANG TERPILIH
  • PAINFUL [COMPLETED]
  • Kepingan Yang Terlupakan
  • ALSHA
  • Be My Love ✅
  • Antara Jarak Dan Waktu

nyatanya, semua itu hanya omong kosong. janji-janji, perhatian, dan kalimat-kalimat manis mu kala itu hanya sebuah kebohongan belaka. bodoh nya aku yang terlalu begitu percaya. perhatian mu semua aku anggap sebagai rasa sayang mu padaku, namun itu salah. aku hanya sebuah pelarian yang kamu singgahi. setelah kamu mendapatkan apa yang kamu cari, kamu pergi. tanpa kamu pikirkan bagaimana perasaan ku. tanpa kamu pedulikan bagaimana hancur nya diriku. tuan, seandainya kamu tau setulus dan sebesar apa perasaan ku padamu. seandainya kamu tau bagaimana usahaku untuk selalu bertahan dengan mu. namun, itu semua hanya seandainya. dan pada kenyataannya kamu tak pernah sadar akan hal itu. kenyataan ini begitu menyesakkan dada. hari-hari ku lewati dengan hati yang kehilangan akan sosok nya. hari-hari ku lewati dengan luka yang tak kunjung juga mereda. tuan, terimakasih. bagaimana pun aku tidak bisa menolak perpisahan. akan ku sudahi semua rasa sakit ini tuan. aku akan belajar melupakanmu, sebagaimana kamu melupakanku. karna aku percaya, kepergian mu merupakan sebagian dari rencana yang diatas. dan aku juga yakin, jika suatu saat aku akan di pertemukan dengan seseorang yang jauh lebih mengerti aku ketimbang kamu. **** Cover by : hunyoel

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo