Tentang Kita

Tentang Kita

  • WpView
    Reads 3,516
  • WpVote
    Votes 257
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Wed, Aug 5, 2020
Tentang Kita bercerita tentang Nuca yang merupakan seorang penyanyi muda terkenal yang saat ini digandrungi oleh kaum hawa. Parasnya yang rupawan dan kualitas vokalnya yang mumpuni membuat siapa saja menyukainya. Termasuk Mahalini, sahabat Nuca. Nuca dan Mahalini sudah bersahabat sejak SMA hingga Universitas. Persahabatan mereka tak pernah berjalan mulus. Ada saja konflik. Baik itu konflik kecil maupun konflik besar. Konflik besar contohnya konflik dimana cintanya Mahalini tak terbalaskan karena Nuca yang terkesan cuek dan menutup diri terhadap perempuan. Namun sikap cuek dan menutup diri terhadap perempuan itu luntur kala Lyly hadir di hidupnya Nuca. Pertemuan tidak sengaja diantara mereka berdua menghadirkan benih-benih cinta dan memberanikan Nuca menyatakan perasaannya kepada Lyly. Tetapi di tengah kesuksesan yang kini dimiliki Nuca, ia harus berjuang mati-matian terhadap penyakit yang selama ini ia sembunyikan dari Lini dan Lyly. Penyakit yang sejak SMA sudah menggerogoti tubuhnya. Penyakit tersebut bernama kanker otak. Penyakit yang bisa saja tiba-tiba membuat penderitanya meninggal dunia. Bagaimana akhir dari cerita ini? Mampukah Nuca sembuh dari penyakitnya? Apakah Lini bisa mendapatkan balasan atas rasa sukanya kepada Nuca?
All Rights Reserved
#17
indonesianidol
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines