Terlanjur Mencinta

Terlanjur Mencinta

  • WpView
    Reads 544
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 24, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
𝓐𝓴𝓾 𝓽𝓵𝓪𝓱 𝓽𝓪𝓾 𝓴𝓲𝓽𝓪 𝓶𝓮𝓶𝓪𝓷𝓰 𝓽𝓪𝓴 𝓶𝓾𝓷𝓰𝓴𝓲𝓷 𝓣𝓪𝓹𝓲 𝓶𝓮𝓷𝓰𝓪𝓹𝓪 𝓴𝓲𝓽𝓪 𝓼𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓫𝓮𝓻𝓽𝓮𝓶𝓾 𝓐𝓴𝓾 𝓽𝓵𝓪𝓱 𝓽𝓪𝓾 𝓱𝓪𝓽𝓲 𝓲𝓷𝓲 𝓱𝓪𝓻𝓾𝓼 𝓶𝓮𝓷𝓰𝓱𝓲𝓷𝓭𝓪𝓻 𝓝𝓪𝓶𝓾𝓷 𝓴𝓮𝓷𝔂𝓪𝓽𝓪𝓪𝓷 𝓴𝓾 𝓽𝓪𝓴 𝓫𝓲𝓼𝓪 𝓜𝓪𝓪𝓯𝓴𝓪𝓷 𝓪𝓴𝓾 𝓽𝓮𝓻𝓵𝓪𝓷𝓳𝓾𝓻 𝓶𝓮𝓷𝓬𝓲𝓷𝓽𝓪 𝓣𝓮𝓻𝓷𝔂𝓪𝓽𝓪 𝓱𝓪𝓽𝓲 𝓽𝓪𝓴 𝓼𝓪𝓷𝓰𝓰𝓾𝓹 𝓶𝓮𝓵𝓾𝓹𝓪 Lirik lagu di atas bener-bener menggambarkan cerita ini. Kalo diibaratkan cerita ini adalah film, maka lagu di atas yang jadi soundtrack nya hehe. Buat kalian yang pernah atau sedang terlanjur mencintai seseorang dan susah buat move on, wajib banget baca cerita ini. Yuk baca yuk! Share ke temen-temen kalian ya! • a story by fiztria
All Rights Reserved
#3
terlanjurmencinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Verronica (COMPLETED)
  • When You Were Here
  • Past Love Part 1
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Dibawah Langit Yang Retak
  • Awal Bertemu Denganmu  COMPLETED ✔
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines