Pacaran?

Pacaran?

  • WpView
    LECTURAS 18
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jul 26, 2020
"Pacaran?" Pertanyaan itu sering muncul di benakku. Hubunganku dan Mars memang berlangsung cukup lama. Tapi aku merasa aku bukan pacar Mars. Dia jutek, cuek dan nyebelin tapi ganteng. Apalagi kehadiran orang ketiga dalam hubungan kami, yang memang dari dulu sudah rapuh karena putus nyambung. Aku gak tahu hubunganku bisa bertahan atau enggak. -CURHATANKU SEBAGAI DESKRIPSI KISAHKU, WKWKW- *** Cerita dari sudut pandang Luna sebagai tokoh utama yang selalu terdzolimi. *** Update hampir setiap hari kalau ingat wkwkw.
Todos los derechos reservados
#312
luna
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • Partfect
  • KEPINCUT BRONDONG
  • 36 days with you {saida} [End]
  • 20. Pamanku Brondong Mesum (FIN)
  • Origami Alfiolita (End)
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • Orang Ketiga
  • Stay? [COMPLETED]
  • FRIENDZONE Area (COMPLETED)

"Kenapa sih lo gak mau pacaran?" tanya Rama. "Buat gue, pacaran itu gak jelas dasarnya. Karena hanya di dasari sebuah perasaan. Sedangkan yang namanya perasaan kan dinamis, berubah-ubah. Gak pasti, gak jelas, gak signifikan." jawab Rose dengan santai. "Lo harus coba buka hati. Lo harus coba pake perasaan, dengan begitu lo akan ngerti kalau perasaan itu gak sesempit yang lo kira dan gak sedangkal teori yang lo cetuskan." "Caranya?" "Pacaran sama gue." *** Rose yang selalu menggunakan logika di banding perasaan karena ada trauma mendalam yang berkepanjangan. Sedangkan Rama selalu saja berusaha mengulik luka tersebut. Rose berusaha agar tidak ada yang mengetahui luka tersebut, termasuk Rama. Namun, Rama tak pernah kehabisan cara untuk meruntuhkan pertahanan tersebut. *** "Nama lo bagus, sama kayak artinya, mawar. Indah, tapi gak semua orang bisa mendapatkannya. Tapi gue yakin, gue bisa dapetin lo. Selayaknya bunga mawar, lo punya duri buat ngelindungin diri. Jadi gak sembarangan tangan bisa ngedapetin lo. Kalau ada yang nekat, paling tangannya luka kena duri. Tapi gue bisa jamin, gue adalah orang yang pantes buat dapetin lo. Walau harus terluka." -Rama Prananta.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido