Buah Pikiran ✔ (SUDAH TERBIT)

Buah Pikiran ✔ (SUDAH TERBIT)

  • WpView
    Reads 2,454
  • WpVote
    Votes 344
  • WpPart
    Parts 90
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 21, 2020
WpInfo
Poetry
BELUM TERSEDIA DI GRAMEDIA [Sinopsis] Recehan aksara yang diuntaikan lewat literasi adalah cara yang tepat untuk mengontrol segala bentuk emosional. Puisi-puisi ini hadir untuk memberi nasihat kepada diri sendiri sebagai bahan evaluasi, ia menjadi pengalaman menghadapi polemik kehidupan nanti. Kamu harus bersiap-siap berlayar pada kapal yang kayu atau besinya kuat jika menghadapi irama kata dalam sudut pandang berbeda. Terkadang tujuan berlayar kita tak sesuai ekspektasi. Selamat membaca. Jika pembaca berkenan membeli buku, bisa beli langsung di: https://www.guepedia.com/Store/lihat_buku/MTc5MTY= Atau bisa di Tokopedia: GUEPEDIA (Antologi Puisi: Buah Pikiran) https://tokopedia.link/dE12AL0mKtb Apakah isi tulisan sama dengan isi buku? Mungkin kalian akan tahu ketika membacanya nanti. Buku khusus bertanda tangan belum tersedia. Buah Pikiran © Oktober 2020 Eneste
All Rights Reserved
#787
buku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐌𝐮𝐧𝐚𝐣𝐚𝐭 ✔
  • KINZA [END]
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • Ustadz Gantengku (TERBIT)
  • RYAN : SATU DARI SERIBU WAJAH CINTA
  • Semanis Cinta Mas Santri
  • SANTRI MILIK GUS ✔ [TERBIT]
  • ZURIEL [LENGKAP - TERBIT] ✔
  • SENI PROSAIS (End)
  • Afwan Yaa Alfathunnisa [End]

𝐒𝐞𝐧𝐚𝐧𝐝𝐮𝐧𝐠 𝐒𝐚𝐣𝐚𝐤 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐆𝐮𝐬 𝐘𝐚𝐬𝐢𝐧 _______________________________ "Ini salah Gus, abdi ndalem tidak sepantasnya bersama putra seorang kyai." Hurrin membuat jarak cukup jauh, menjaga batasan non mahram dengan tetap ghadul basyar. Hanya dua kalimat itu yang mampu diucapkan Hurrin setelah jantungnya berdetak hebat, setelah bibirnya bergetar kuat, setelah tangan dan kakinya seolah tidak mampu digerakkan. Hurrin sadar siapa dia dan siapalah Gus Yasin baginya. "Apa salahnya menyatukan tulang rusuk yang lama terpisah dari tubuh aslinya? Kita harus menikah!" Gus Yasin membuat perintah yang tidak bisa ditolak Hurrin sama sekali. Kedua tangan Hurrin semakin menggenggam erat Alquran, sangat gugup. Matanya tidak sengaja melakukan kontak dengan lensa beiris biru milik Gus Yasin. Langkah Hurrin semakin gelagapan untuk mundur teratur meninggalkan ndalem, pilihannya sekarang hanya tetap diam atau berlari ke kamar. Mimpi apa dia semalam? Subuh ini dia hanya ingin setoran, bukan menikah dengan putra kyai! ___________________________ _______________________ Status: COMPLETED Genre: ROMANCE-SPIRITUAL 🏆BEST RATING: #1 gadishijab [20/08/2020]🥇 #1 yasin [05/08/2021]🥇 #1 gus [06/09/2021]🥇 #1 riau [11/09/2021]🥇 #1 ceritapesantren [11/09/2021]🥇 #1 kyai [18/09/2021] 🥇 #1 ceritasantri [25/09/2021]🥇 #1 religi [28/09/2021] 🥇 #3 santriwati [29/09/2021]🥉 #2 spiritual [10/10/2021] 🥈 #1 jawa [15/10/2021] 🥇 #1 islam [20/10/2021] 🥇 #1 santri [22/10/2021] 🥇 #1 remaja [18/10/2021] 🥇 #1 ceritaislami [19/10/2021] 🥇 #1 pondokpesantren [04/12/2021] 🥇 N.B: Cerita ini hanya dipublikasikan di Wattpad. Apabila ada yang menemukan ditulis/ dipublikasikan di tempat lain maka penulisnya adalah PLAGIATOR bukan Ayaya. Dan tolong segera laporkan ke saya agar bisa ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. 🙏

More details
WpActionLinkContent Guidelines