Takdir Kaina

Takdir Kaina

  • WpView
    Reads 153
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 31, 2020
WpInfo
Fiction
Social Themes
"Aku belajar ikhlas dari sebuah kehilangan. Aku belajar sabar dari sebuah penantian. Bukankah Allah tak pernah ingkar dengan janji-Nya? yakinlah tidak ada sebaik-baik rencana melainkan rencana-Nya. Kau perbaiki dirimu DIA datangkan yang terbaik untukmu. Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha dan berdo'a selebihnya Allah lah yang menentukan. Jangan pernah berpikir bahkau sendirian di dunia ini, DIA selalu ada bersama mu dan tidak akan pernah meninggalkan mu." Kalo penasaran silahkan dibaca!! ceritanya gaje, murni karangan si penulis. Jika ada kesalahan kata atau tidak menarik. Mohon maaf karena baru belajar 😁
All Rights Reserved
#252
kisahhidup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bitch Daughter (Putri Kupu-kupu Malam) SELESAI✓
  • Arshy ✓
  • Tertulis Dalam Doa
  • You're My Alhamdulillah
  • Perjuangan Hati
  • Lentera Malam
  • Our Destiny [ SUDAH TERBIT ]
  • Doa yang Tergantikan
  • After Meet You [ REVISI SELESAI ]

Aku tak akan bisa memilih takdirku, laki-laki seperti apa yang akan menjadi Ayahku kelak, dari rahim siapa aku akan dilahirkan. Aku tak pernah tau apa salahku, aku tak pernah tau seberapa besar dosa yang telah kubuat. Hingga cacian dan makian adalah makanan sehari-hariku. Apakah aku terlahir untuk dibenci? lantas dosakah aku jika kubenci dirinya yang telah membuatku dibenci? meski hati kecilku selalu berkata, aku sangat menyayanginya. -Kinar- Hanya beribu kata maaf yang dapat aku lontarkan, walau kata itu takkan mampu merubah takdir dan kebahagiaanmu yang telah hancur karena ulahku. Aku tak tau apa yang bisa kulakukan untuk menjauh dari kelamnya hidupku ini. Aku tak tau bagaimana cara untuk dapat membahagiakanmu. Namun hanya satu yang pasti, aku sangat-sangat menyayangimu dan aku rela mengorbankan segalanya, meski jiwa, raga bahkan nyawaku taruhannya. -Karina- Aku hanya seorang lelaki biasa yang mencintaimu. Tak memandang siapa dirimu, darimana asalmu, setinggi apa derajatmu. Karena rasa ini tumbuh atas karunia-Nya, maka ijinkanlah aku untuk dapat mencintaimu atas ridho-Nya. -Nazar- Cerita ini pindah lapak ke KBM ya. Terima kasih 🙏😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines