Menemukan Kehilangan

Menemukan Kehilangan

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 16, 2020
Bagaimana kalau ternyata kehilangan datang dengan maksud lain? Apa sebenarnya kita pantas merasa sebagai korban kehilangan padahal diri kita sendiri sejatinya bukan milik kita. Banyak hal ditemukan kemudian setelah kehilangan untuk mengekalkan bahwa kita senantiasa punya mimpi namun Tuhan lebih miliki kenyataan. Dan tak ada pilihan lain selain terus berjalan dengan luka, kesepian atau tidak baik-baik saja. Ivory dan Clay, dua manusia yang hidup memeluk kehilangan. Sosok ayah Ivory yang tak pernah ia tahu bentuk wajah dan perawakannya. Perempuan itu hidup dengan kesepian yang menikamnya setiap kecemburuan pada anak yang dapat kasih sayang lebih dari ayahnya. Hidup yang tak bisa dihentikan atau mundur kembali membawa Ivory bertemu Clay. Clay yang kehilangan ayahnya di rumah sakit. Hanya menemukan bendera kuning terkibar di tiang rumahnya sepulang sekolah. Dengan hati remuk laki-laki itu tumbuh menjadi dokter. Tidak ada tujuan lain selain menyelamatkan anak diambang kehilangan orang tua seperti dirinya. Meski pada akhirnya laki-laki ini tetap gagal di meja operasi. Kegagalan pertama yang mengantarnya pada sejarah masa lalu. Lewat kehilangan, mereka ditemukan. Apa yang terjadi? Mungkinkah keduanya menemukan benang merah masa lalu itu?
All Rights Reserved
#644
petualangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMORA
  • 7th Anniversary
  • The Bleeding Lady [completed]
  • Time Loop
  • NESTAPA [On Going]
  • Cinta Tersembunyi-Tamat
  • Senja Diantara Dua Langit
  • Jika esok Tak Pernah Ada
AMORA

[PROSES REVISI] Hidup adalah sebuah misteri, dan kematian adalah hal yang pasti. Semua yang datang akan pergi, dan semua yang bernyawa akan pasti mati. Kita tidak bisa memaksakan sesuatu yang menurut kita baik, dan kita tidak bisa menahan orang yang kita sayang untuk tetap bersama kita. Gue masih ingat sebuah pesan yang disampaikan Papa kepada gue. Bahwa apapun yang ada di dunia ini hanyalah semu. Dan apa yang kita miliki hanyalah titipan. Semua akan diambil perlahan oleh Sang Pemiliknya. Sejatinya hidup terus berjalan. Merelakan orang yang kita sayang untuk pergi dan menerima orang baru menggantikannya itu bukanlah hal yang mudah. Ada kalanya kita ditinggalkan. Dan ada saatnya kita harus meninggalkan. Terimakasih Tuhan. Engkau telah mempertemukan kami dengan seorang laki - laki baik dan mencintai kami dengan tulus. Novel ini, gue dedikasikan kepada seorang pria yang gue panggil Ayah dan untuk para Ayah sedunia..

More details
WpActionLinkContent Guidelines