When Our Eyes Meet

When Our Eyes Meet

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 17, 2020
"When Our Eyes Meet" Judul ini bisa menjadi pernyataan, bisa juga menjadi pertanyaan. "Ketika mata kita bertemu" "Kapan mata kita bisa bertemu?" Walaupun begitu, yang kutahu pasti tentang kalimat itu adalah bahwa aku menantimu. Mata ini diciptakan untuk saling melihat, tetapi... "Mengapa kita tak bisa saling menatap?" "Mengapa kita tak bisa saling mencintai dengan sewajarnya?" "Mengapa aku tak bisa melihat matamu yang sedang melihat mataku?" Aku sangat menantikan ketika mata kita suatu saat nanti bertemu. . . "Apa kau juga?" . Hai.. terimakasih sudah mampir.. Ini adalah kisah dimana aku dan dia saling mencinta namun anehnya, kita tak pernah saling menatap. Mungkinkah itu terjadi? . . Penasaran? Ayuk dibaca😊 *Aku mohon maaf bila ada kesamaan dalam judul, gambar, nama ataupun lokasi. Aku tidak bermaksud untuk menjiplak atau mengambil karya orang lain. Ini adalah 100% karya aku^_^
All Rights Reserved
#196
art
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐅π₯𝐚𝐀𝐞𝐬 𝐨𝐟 π‹π¨π―πž [𝓔𝓷𝓭]
  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • Dangerous Alea(Hiatus)
  • Dreams Come True [END]
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Aksara Bercerita
  • Love With Ghost
  • BETWEEN
  • My Little Monster - Completed

Perjalanan dengan proses yang tak bisa dikatakan remeh. Awalan yang menjadi titik temu sebuah keklisean, dan akhiran yang menyatukan kesimpulan akurat sebagai penutup yang dinanti. Mendalami tentang definisi cinta, perasaan sesama jenis, dan segala ketidaknormalan lain yang ditentang banyak pihak. "Bagaimanakah mengosongkan pikiran, karena peliknya masalah ini, yang akan memenuhi ruang benakmu? Pertemuan selalu memiliki perpisahan. Meski sekilas, kau tak berhak mencegahnya. Sekalipun takdir berkehendak lain. Tapi pada dasarnya, hatilah yang berbicara." Kisah dua pemuda yang masih memegang prinsip dalam cinta yang normal, berusaha mempercayai bahwa ada cinta lain yang lebih indah dari keindahan yang selalu diperlihatkan orang lain. Xiao Zhan berusaha meyakinkan diri bahwa semua dalam hidupnya sudah tertulis di garis yang sudah tidak bisa ia ubah setelah ia merasakan betapa besar cinta yang ia rasakan terhadap pemuda bernama Wang Yibo. π‘Ίπ’•π’π’“π’š π’ƒπ’š_𝑨𝑹 π’€π’Šπ’›π’‰π’‚π’ This is only fanfiction Pure story is just the author's imagination, the name only refers to the fictional character Please do not copy my story All photos in this story are taken from Google Start, 23 Oktober 2020 End, 11 Desember 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines