We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
A Tales Of Sleeping Prince

A Tales Of Sleeping Prince

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 28, 2023
WpInfo
Fiction
Fantasy
Tiba-tiba Sang Pangeran terkena kutukan. Membuatnya tertidur sepanjang waktu, dan hanya terbagun ditengah malam. Seluruh tabib terbaik telah mengerahkan semua yang mereka bisa untuk Sang Pangeran. Namun nihil, bukannya membaik justru keadaan Sang Pangeran semakin memburuk seiring waktu. Pasrah. Semua orang pasrah dengan takdir. Pangeran mereka tidak mau membuka matanya. Dan suatu hari, seorang gadis dibawa ke tempat asing. Sebilah pedang dihunuskan ke lehernya, dan sebuah kalimat sarat tanda kematian di lontarkan. "Yang sudah mati, lebih baik tetap mati"
All Rights Reserved
#29
tabib
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Wanderer's Chronicle
  • Queen : Penyihir Bobrok (TAMAT)
  • Elementer's (END)
  • The King of Saranjana
  • Prince Of Ospora
  • The Blood of Rosenveil
  • Warisan Iblis Lautan Hitam
  • [END] ATHAN: The Beginning Our Story

Seorang pangeran yang terasingkan dan mage wanita yang telah hidup lama berjalan beriringan. Semua untuk satu tujuan, temukan kebenaran. Ramalan yang turun menunjuk sang pangeran sebagai benih kehancuran kerajaan. Tahta yang dijanjikan sejak lahir runtuh dalam satu malam. Sebagai gantinya ia menjadi murid seorang wanita. Mage pengembara yang sudah berpetualang ke seluruh benua tanpa kenal lelah. Sang pangeran mungkin kehilangan mahkota, tapi di sisi sang guru ia dapat rangkaian pengalaman tak tergantikan. Sebuah pengajaran tentang kehidupan dari manusia yang telah hidup sangat lama tanpa kehilangan kemanusiaan. Akan tetapi, dunia begitu kejam. Pangeran yang malang berusaha melawan. Namun takdir bukan musuh yang mudah. Apakah manusia mampu melawan takdir? Atau takdir akan terus berjalan sesuai semestinya tanpa bisa ditebak?

More details
WpActionLinkContent Guidelines