Kala Gersang 16/16 END

Kala Gersang 16/16 END

  • WpView
    Reads 251
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 26, 2022
Gersang sebab menyengatnya perangai manusia. Menerbangan debu-debu yang membuat mata perih--seperti dalih-dalih mereka, perih. Kala itu semoga yang lugas tidak ditindas. Semoga diksi-diksiku bisa membasahi retakan tanahnya; bumiku memang gersang, tapi tidak mati. Seperti kita, jalan mungkin tandus, jatuh dan terluka berkali-kali, tapi tidak mati. ©2020 Ps: Yuk tukeran pikiran di kolom komen!
All Rights Reserved
#899
poem
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • KIARA [End]
  • WITH YOU | END
  • alunan diksi (sudah Terbit)
  • Rustic Jam [END]
  • Ruang Diksi [Completed]
  • Renjana
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Senandika Untuk Asa | Hamada Asahi [✔]
  • BAPER {SELESAI}

kumpulan puisi tentang keadaan di sekitar bagaimana perasaan seseorang ketika kegelapan yang datang. Hawa dingin yang mampu membuat tubuh mu menggigil tanpa ada yang memberi sebuah pelukkan, agar kau tenang. kesedihan yang menyiksa seakan itu adalah pernyakit mematikan yang membunuh secara perlahan. jika kamu pernah atau tidak merasakan maka cobalah mengerti bahwa kesepian dan kesendirian itu sama, begitu menyakitkan. 🍂🍂🍂🍂 [TAMAT]

More details
WpActionLinkContent Guidelines