Kala Gersang 16/16 END

Kala Gersang 16/16 END

  • WpView
    Leituras 274
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Capítulos 16
WpMetadataReadConcluída ter, jul 26, 2022
WpInfo
Poesia
Gersang sebab menyengatnya perangai manusia. Menerbangan debu-debu yang membuat mata perih--seperti dalih-dalih mereka, perih. Kala itu semoga yang lugas tidak ditindas. Semoga diksi-diksiku bisa membasahi retakan tanahnya; bumiku memang gersang, tapi tidak mati. Seperti kita, jalan mungkin tandus, jatuh dan terluka berkali-kali, tapi tidak mati. ©2020 Ps: Yuk tukeran pikiran di kolom komen!
Todos os Direitos Reservados
#309
antologi
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Senandika Untuk Asa | Hamada Asahi [✔]
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • Luka Lara Luna || END
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Catatan hujan - "Quote&Poetry"
  • Ruang Diksi [Completed]
  • SajakSesak [Arief Aumar]
  • alunan diksi (sudah Terbit)

Ketika langit mulai mengabu, lantunan sendu untuk Asahi mengudara. Tepat saat biru lukanya mampu menepikan mendung-mendung diatas sana. Membawa sajak-sajak luka dari Laluna untuk pergi menemuinya. [Proses Revisi] ©Sembilanxxx, 2021 [Senandika Untuk Asa]

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo