The Writter

The Writter

  • WpView
    Okunma 322
  • WpVote
    Oy 114
  • WpPart
    Bölüm 11
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Cts, Eki 17, 2020
WpInfo
Kurgu
Gizem
Naviza Ava Raveena, sebut saja Ava. Wanita berusia 22 tahun yg berprofesi sebagai penulis novel action. Ava bukanlah seorang penulis biasa. Cerita yg Ava tuliskan bisa menjadi nyata layaknya dapat meramalkan apa yg akan terjadi. Suatu saat terdapat seorang kriminal yg tertangkap oleh polisi dan ulahnya diberitakan di semua media. Mendengar berita kronologi tersebut membuat Ava merasa dejavu. Sampai Ia tersadar ternyata kisah yg Ia tulis itu menjadi nyata hanya nama tokoh tindak kriminalnya lah yg berbeda. Suatu saat Ava memutuskan untuk membantu tim penyelidikan. Ava mencoba mengatakan semua yg terjadi dan meyakinkan mereka semua, bahwa ceritanya itu nyata. Namun tak seorang pun percaya padanya. Hingga ada seorang jaksa dan polisi yg percaya bahwa yg dikatakannya bukanlah omong kosong. Ava sering menghabiskan waktu dengan seorang jaksa dan polisi tersebut untuk menyelidiki kasus-kasus kriminal. Seiring berjalannya waktu timbulah perasaan cinta di antara mereka bertiga. Lalu bagaimana kelanjutannya? Let's read it Cerita ini akan aku up saat cerita "Just About Me and Him" sudah banyak readers dan votesnya.
Tüm hakları saklıdır
#766
penulis
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • When A Snail Falls In Love
  • ZERLLAND [SELESAI] ✔️
  • The Petal Rose (Bahasa)
  • ALVATRAZ
  • The Comedian's Last Laugh
  • Golden Hour
  • Sleeping With The Antagonist
  • 3 Character's of Jasmine
  • HAKAROANNE [selesai]
  • Happy Ending

Penulis: Ding Mo Di dunia ini, ada cinta yang indah ketika dua orang saling memahami, ketika seseorang dapat membaca pikiran orang lain. Suatu hari, ketika berbicara tentang pekerjaan, dia tiba-tiba mengubah subjek: "Saya telah mengejar Anda untuk waktu yang lama, bagaimana perasaan Anda?" Xu Xu terkejut: "Kamu mengejar saya?" Dia dengan sabar menyalakan sebatang rokok, mata hitamnya menatapnya dengan saksama: "Saya berlatih dengan Anda setiap pagi, saya mengajarkan Anda cara menembak, semua orang di kepolisian memanggil Anda adik ipar ... apa yang Anda pikir saya sudah sedang melakukan?" Xu Xu terdiam sesaat: "Um ...... kamu tidak perlu mengejarku lagi." Hatinya jatuh dalam kekecewaan, suaranya menjadi dingin: "Apa yang kamu katakan?" "Aku juga menyukaimu, jadi kamu tidak perlu mengejarku." "......" Dia menyukainya. Meskipun ia tampak arogan dan memiliki lidah beracun, ia sebenarnya manis dan kekanak-kanakan. ---------------------- Ini BUKAN cerita saya sendiri. Saya hanya memposting ini untuk keperluan membaca offline dan untuk membagikan cerita ini.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi