EDGEWIRE
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 16, 2020
Dunia tak lagi bercerita tentang utopia dengan keharmonisan di mana-mana. Hal itu sudah tak berlaku lagi pada saat ini. Sekarang adalah masa di mana yang tinggi adalah pemenang zaman. Semuanya sudah tak terkendali. Ini adalah saatnya kembali menjadi semula. Kembali membawakan wabah keharmonisan. Mengapa dunia menjadi tak terkendali? Siapakah pemenang zaman saat ini?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Who Is Called A Bird?!  || [Vol.1]
  • the extra gifted
  • Author kualat : masuk kedalam wattpad
  • THE KING'S CHOICE 🏰
  • ASRAR [TERBIT]
  • Towards Absolute
  • Hari Hari Cakrawala

Jeoran Daimont, Awakened yang dikenal tak punya hati karena bicaranya yang prontal, dan suka membuat kekacauan... kelakuannya layaknya penjahat kelas kakap. Dia berbakat, cerdas, dan licik. Seorang Awakened yang ditakdirkan menjadi sesosok yang hebat, yang hanya ada dalam seratus tahun sekali. Pemilik kekuatan Dewa, dan sikeberuntung berjalan. Dirinya juga menjadi incaran banyak kalangan, organisasi ternama, monster, bahkan kaum bangsawan. Dia unik. Spesial. Dan hebat. Si pemalas yang berbakat. Julukan lainnya. Tetapi dibalik kebrutalan dirinya, terselubung rahasia yang menyedihkan. Apa jadinya, jika dia yang dikenal tidak takut apapun dan berani... sebenarnya seseorang yang terlahir dengan jantung lemah. Dikit-dikit batuk darah, lelah sedikit nyaris sekarat, kerja sebentar pingsannya lama. Orang tidak akan mempercayai itu. Dia harus bertahan hidup dari alur dunia yang menyebalkan dan kacau. Dunia yang nyaris hancur oleh kemunculan Abyss of Flame. Desakan keserakahan manusia-manusia yang tak punya otak. Dan garis darah tubuhnya yang memaksanya mengikuti takdir yang ia benci. "Sialan! Ini tidak adil. Kenapa harus aku? Aku hanya ingin santai-santai dan hidup tenang! Kenapa kalian terus mengerumun seperti semut, hah!?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines