Zale and Jeff

Zale and Jeff

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 17, 2020
"Sudah puas bermainnya, Zale?" tanya seorang pria yang tampak menahan amarahnya. "Aku tidak bermaksud melakukannya, bisakah kau mendengar penjelasanku dulu?" balas wanita bernama Zale itu. "Sudah jelas kau membawaku ke sini dan menjadikanku mainanmu." ucap pria itu lagi. "Mainan katamu? Lalu apa yang kau lakukan padaku selama ini? Kau memeluk dan menciumku sesuka hatimu, dan sekarang kau bilang aku menjadikanmu sebagai mainanku?! Apa kau bisa menjelaskan itu, hah?! Lalu bagaimana dengan perasaanku?" balas Zale setengah berteriak tidak terima. "Mungkin kalau kau jujur semuanya akan berbeda." balas pria itu dengan tenang. "Jujur katamu? Bagaimana bisa aku mengatakan itu padamu saat kau dengan tenang mengatakan kalau kau hanya menganggapku teman dan kau tidak menyukaiku? Kau hanya memikirkan dirimu sendiri," ucap Zale yang kini menitikan air mata. "Tanyakan dan katakan itu pada dirimu sendiri," balas pria itu lagi masih dengan tenang. "Pulanglah, dinginkan pikiranmu. Aku harus pergi," sambung pria yang kini berjalan menjauhi Zale. Zale hanya bisa memandangi punggung pria yang semakin menjauh itu menghilang di persimpangan jalan tanpa bisa menghentikan air matanya yang kembali membasahi kedua pipinya. . . . . . 26 Des 2017
All Rights Reserved
#98
literasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friend Zone ! [END]
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • Marriage With Mr. Actor (The End)
  • Unpredictable Love
  • Tokoh Utama
  • Restart In Italy
  • Love Mistake
  • Ketraka Mafy

"Bian,,, ahh Bi, Stop, kamu engga pakai pengaman, don't come inside me, or i will kill you. ?" Ucap Raisa saat Bian menghentakkan miliknya dengan hebat ke dalam milik Raisa berkali-kali dengan keras. "You very tight, Sa., I Can't hold it, oh shit, i coming." Ucap Bian yang bicaranya sudah tersengal-sengal. "No no no, don't dare you. I promise i fucking kill you, Bian, Stop Bi, Stop , just use my mouth, please No, Stop Bian ?" Lalu Bian dengan cepat mengeluarkan miliknya, dan Raisa langsung memasukkannya ke dalam mulutnya. Setelah mengeluarkan benih nya di mulut Raisa, Bian langsung terbaring lemas karena kelelahan, ini sudah ronde ke dua yang mereka lakukan. It's really crazy for them now, because they're doing it when they're not in a special relationship. Dua insan yang terjebak dalam hubungan tanpa ikatan. Dua insan yang hanya menetapkan hubungan mereka hanya sebagai sahabat. Dua insan yang saling membutuhkan satu sama lain. Dua insan yang selalu menolak takdir dan berkata mereka tidak jodoh. Dua insan bodoh yang hanya menggunakan fisik untuk memuaskan hasrat, tapi tidak menggunakan hati untuk saling menyatukan cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines