Buku Harian Abang

Buku Harian Abang

  • WpView
    Leituras 51
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, jul 17, 2020
Semakin terpukul hati arizal setelah mendengar kematian saudaranya, belum sempat dia bertemu saudaranya "kenapaaaaaa,lu tega ninggalin gua bang, gua kagak nyangka lu ninggalin secepat ini," arizal berteriak di dalam kamarnya. "gua janji akan terus tetap tegar, meskipun lu udah gak ada dan gua, akan terus memantau sahabat kesayangan lu itu, gua tau dia itu lemah cengen tapi dia solid, setia kawan gua dengerin setiap lu nyeritain dia ke gua, dia yang ngejaga lu pas lu sakit atau kesusahan, dia selalu yang paling depan ngebela lu kalo lu panya masalah, gua janji sama lu bang dan gua gak bakal bikin kecewa lu," berteguh hati memegang erat buku harian abang nya. "toktok" "de ayo keluar, sebentar lagi jenazah abang mu mau, di antar ke pemakaman! ade mau apa enggak,?" Omah "iiiya omah, sebentar ade keluar,!" arizal mengusap air matanya. Arizal pun bangun dari duduk nya, dan menyimpan buku harian kaka nya di meja belajar dan keluar dari kamar, berkumpul bersama keluarga besarnya yang tengah haru menangisi kaka nya, yg sudah terbujur kaku meninggalkan keluarganya.
Todos os Direitos Reservados
#4
calghifari
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia
  • Bukan Kita D.A.N
  • DEAR JENDRAL (slowup)
  • world of love (Tamat)
  • HanHan's Diary [END]
  • Bersama Hujan
  • VALOROUS
  • Sakit 'Jiwa' (End)
  • IRREPLACEABLE
  • Should be Remember

Kecelakan yg menimpah valen membuat dia lupa dengan ayya temen masa kecil nya . " sekarang gw tau siapa gw " kata valen yg ingat semua nya " ayya maaf in gw " kata valen yg menyesal atas apa yg dia lakukan .valen pun mangambil ponsel nya dan ingin mengabari ayya bahwa dia sudah tau semuanya . Tapi hasil nya nihil ayya tak menjawab telpon dari nya " gw harus ketemu sama ayya " kata batin valen. Valen pun ingin pergih menemui ayya tetapi sesaat membuka pintu ada gio dan erlan yg berdiri di depan pintu kamar rawat valen . " val, lo mau ke mana " tanya erlan " gw ada kabar gembira buat kalian , tapi gw harus kasih tau ayya dulu baru kalian " kata valen yg tersenyum pada sahabat nya . " val , lo masih belum sembuh " kata gio " apa sih gio biasa nya lo yg paling semangat kalau gw mau ketemu ayya " kata valen " tapi ayya " kata gio yg tak di lanjut kan " gw tau dia marah kan sama gw , tenang aja gw bakal kasih hadiah kesukaan nya " kata valen yg mulai berjalan meninggal kan sahabat nya . " val, ayya udah gk ada " teriak gio dan langsung menunduk . Seketika langkah valen berhenti . " apa maksud lo " kata valen yg mulai mencengkram jaket gio " ayya udah gk ada val " kata erlan sekali lagi " kalian pasti bohong " kata valen yg mulai tertunduk lemas . Hai guys mau tau cerita mereka lihat terus yaaa . 😁😁

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo