Story cover for Ombak Senja  by Ceriatina
Ombak Senja
  • WpView
    LECTURAS 37
  • WpVote
    Votos 13
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 37
  • WpVote
    Votos 13
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado jul 16, 2020
kumpulan cerita dan kalimat-kalimat gabutku di kala insomnia melanda
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Ombak Senja a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#33kepribadian
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
The Wolfe's Countdown cover
REGAN's Crazy Wife cover
Melengkapi  cover
CINTA NYATA  cover
Marriage Accident cover
𝑾𝒆 𝒂𝒓𝒆 cover
BACKSTREET  cover
Whispers In The Dark cover
Our ribbon  cover
Chana's Transmigrasi cover

The Wolfe's Countdown

40 partes Continúa

Tanpa bicara sepatah kata pun, Axel berjalan menuju ranjang. Dia duduk di tepi kasur, memunggungi Lucia, lalu mulai melepas sepatunya. Lucia gemetar hebat. Apa yang harus kulakukan? Apa aku harus membantunya? Atau diam saja? Axel menoleh ke samping, menatap Lucia yang sedang memeluk lututnya sendiri seperti landak ketakutan. "Kenapa kau duduk di situ seperti patung?" tanya Axel, suaranya serak dan dalam. "S-saya... menunggu instruksi, Tuan," cicit Lucia. Axel mendengus. Dia berbaring telentang di kasur, mengambil tempat yang luas, menyisakan sedikit ruang untuk Lucia. Dia menatap langit-langit kamar yang tinggi. "Berbaring," perintah Axel.