Story cover for After That by chocholifah
After That
  • WpView
    Leituras 25
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 2
  • WpView
    Leituras 25
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 2
Em andamento, Primeira publicação em jul 16, 2020
"Gue suka sama lu"  Andromeda Arunika.

"Sorry lu bukan tipe gue"  Ashoka Damien Dirgantara.

"Hahaha udah gue tebak kok. Santuy bos. Gua cuma ngungkapin aja gak ada maksud buat maksa lo ngejadiin gua pacar lo. Btw makasih ya karna lo udah dengerin dan nyempatin waktu buat denger pengakuan dari gue. Byee "

Tapi setelah Ash, panggilan akrabnya merasakan sesuatu yang berbeda. Yang tak pernah dia jumpai dengan gadis manapun. Ya setelah ungkapan itu .....
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar After That à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#355highshcool
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
F A K E ? [End], de zeevadeva__
58 capítulos Concluída
[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
Eccedentesiast (Complete) cover
F A K E ? [End] cover
AYARA [END] cover
Matahari cover
Behind Bullying [END] cover
AURORA [END] cover
Ineffable (Segera Terbit) cover
ALEAGAS [END] cover
BEFUDDLES (SELESAI) cover

Eccedentesiast (Complete)

33 capítulos Concluída

"Teh Iya orang Irian Jaya ya?" "Sorry, gue orang jawa asli." "Oh kirain. Soalnya separuh irian udah dimiliki sama Teh Iya." "Ha?" "Iya, atuh Teh. Separuh irian, separuh irisan hati akang." ----------- Bagaimana perasaan kalian jika di hari pertama kalian pindah sekolah, kalian harus bertemu dengan seorang cowok yang setiap saat mengeluarkan kata-kata rayuan untuk kalian? Rayuan yang jayus abis tetapi tak ayal terkadang membuat kalian menahan kedutan di ujung bibir. Mungkin awalnya kesal dan jengah. Tetapi layaknya kutipan para profesor dunia kebucinan, cinta itu seperti menjemur selimut ketika musim hujan. Walaupun susah dan butuh waktu lama, tapi pada akhirnya akan kering juga. Seperti cinta di antara benci. Awalnya kesal, tapi lama-kelamaan akan berubah seperti hubungan antara buku dan staples di tengahnya. Menempel dan saling membutuhkan. Salam dari team Anaphalis Javanica💐