Diary of Empathy (00L)

Diary of Empathy (00L)

  • WpView
    Reads 695
  • WpVote
    Votes 74
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 10, 2021
Kata orang jadi mahasiswa itu asik, apa iya? Sibuk jadi anggota bem atau malah jadi kupu-kupu. Rajin titip absen atau malah jadi asisten labprak. Jadi penggemar senja atau pecinta mie instan. Punya kekasih? Pacar? Masuk klub olahraga? Apanih? Mari lihat kisah sore hari Renjun, Jeno, Haechan dan Jaemin ditemani kucing gendut kesayangan Jeno jadi mahasiswa di salah satu universitas bergengsi.
All Rights Reserved
#696
soobin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NO NEED TO BE SOMEONE ELSE || MARKHYUCK (GS)
  • Dijodohin✔️ [NEW VERSION]
  • Endless Love Forever || Hyuckren
  • BLIND DATE | MarkHyuck
  • [1] You're Life With NCT ✔
  • Hi! Friend!  | Jaemin Heejin ✔
  • satu kampus, dua kos
  • CONTRAST | MarkHyuck
  • HUSBAND🔞 || END✓

Menjadi diri sendiri itu memang menyenangkan, tapi bagaimana jika kita bersama dengan seseorang yang menjadikan diri kita bersikap selayaknya orang lain? Haechan, gadis cantik bermata bulat dengan rambutnya yang panjang. Ia terkenal dengan keanggunannya, dia pecinta warna merah muda. Apapun barang yang ia miliki pasti berwarna merah muda. Jaemin, sahabat Haechan sejak kecil. Jaemin ini orang yang akan mengeluarkan sifat aslinya jika bersama orang terdekatnya saja. Dipublik Jaemin terlihat berbanding terbalik dengan Haechan. Haechan sangat feminim maka Jaemin sebaliknya padahal jika mereka sedang berdua saja Jaemin sama seperti Haechan. Jeno, pacar Haechan yang diam-diam menjalin hubungan dengan sahabat Haechan, Jaemin. Hanya dengan alasan Jeno tidak menyukai wanita yang terlalu feminim. Jeno tidak tahu saja kalau Jaemin sama dengan Haechan. Selama berpacaran dengan Haechan, Jeno melarang Haechan untuk menjadi dirinya sendiri yang terlalu feminim itu. Mark, orang yang sama sekali tidak Haechan sangka akan menjadi teman hidupnya. Bersamanya, Haechan tidak perlu menjadi orang lain.

More details
WpActionLinkContent Guidelines