Delusion

Delusion

  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Thu, Aug 6, 2020
"AMANDA, LO MAU NGGA JADI PACAR GUE?" Yang di tanya hanya diam cuek, "lo nembak gue?" Delon berjalan menghampiri manda, "menurut kamu? Ngga mungkin kan aku nembak tiang pilar,ya kan sayang?" Manda mengangkat sebelah alisnya dan menjadi tegang mendengar kalimat terakhir dari delon. "maaf lon,gue ngga bisa" Wajah senang delon berubah menjadi kusut, "kenapa?" "gue--gue ngga bisa..nolak lo" _________________________________________ JANGAN COPY YAH!!. Ini cerita di liput dari kisahku sendiri! _________________________________________
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AFIKA [ END✔ ]
  • ALSTARAN [END]
  • ALETA
  • JUST FRIEND? [REVISI]
  • RIAREZ : dendam dalam cinta (END)
  • Because I'm Stupid (End)
  • DAKSA [END]
  • SamLova [Terbit]
  • Abarasha [End]
  • DIVARA

Cantik, pemberani, labil dan memiliki anger issues. Seperti itulah Afika di mata orang-orang. Suara hentaman, pukulan serta erangan sudah tak asing lagi di telinganya. Semenjak ia kenal dengan seorang pria bernama Sean, entah kenapa tiba-tiba saja Afika dihadapkan dengan banyaknya masalah. Namun di sisi lain, masih ada sosok Afkar yang dikenal sebagai cowok dengan penuh rasa sabar, ia terus berada di samping Afika baik dalam keadaan suka maupun duka. Ah, kalau bukan karena berhutang budi, Afkar juga enggan berurusan dengan gadis itu. "From now and on, your being my girlfriend, ok? Gue nggak terima penolakan, titik." "Lo itu lebih dari apapun di hidup gue, Fik. Jadi gak usah aneh-aneh deh, atau gue bakalan cepuin hal ini ke Bokap lo?" "Stress, pokoknya gue stress kenal lo semua! Gue muak!!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines