I'M HOME

I'M HOME

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 17, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Tempat untuk melepas kepenatan setelah seharian beraktivitas di luar, beristirahat mengisi tenaga agar bisa beraktivitas seperti biasa diesok hari. Itulah rumah... secara harfiah. Rumah bisa diartikan juga sesuatu yang terdapat keluarga yang tinggal didalamnya, menyambut setiap anggota keluarga ketika pintu masuk terbuka. Sapaan serta salam bersambut memberi warna tersendiri, rasa penat yang terbawa dari luar menjadi hilang dengan sambutan hangat itu. Bisa langsung ke meja makan, menonton televisi, mandi, atau langsung ke kamar untuk tidur... sesuai ciri khas keluarga itu sendiri. Sebuah gambaran yang harmonis bukan ? Namun... apa jadinya rumah yang kudapat hanya berupa sekat dinding antar ruang ? Kemana orang-orang disebut keluarga yang biasanya datang menyambut membukakan pintu itu pergi? Dan, apakah "rumah untuk pulang" sudah tidak ada lagi ?
All Rights Reserved
#503
broken
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Different (END)
  • 𝑾𝒉𝒆𝒓𝒆 𝑰𝒔 𝑴𝒚 𝑯𝒐𝒎𝒆?
  • Desir Arah
  • Hanya Singgah
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Apa Itu rumah (SUDAH TERBIT)
  • Buah kebencian untuk ayah END (Versi revisi)
  • Yuta dan patah hatinya [Selesai]
  • Kau Rumahku

"Jadi gini rasanya jadi anak kandung, tapi di anak tirikan." Kevin. "Sampai kapan kamu mau ngehindar terus Vin? aku pingin deket sama kamu, pingin ngenal kamu lebih jauh," Kevan. Mereka kembar akan tetapi Kevan dan Kevin itu beda... Kevan yang selalu mendapatkan perhatian kedua orangtuanya tanpa perlu mencari perhatian terlebih dahulu. Kevan yang mendapatkan apa yang dia terlebih dahulu tanpa memikirkan Kevin... .. "Boleh jadi kamu sebentar aja nggak? Aku pengin di peluk Mama sama Papa satu kali aja, kalau udah itu aku janji ga bakal ganggu keluarga kamu lagi." Kevin Ardana Putra. "Punya penyakit itu nggak enak Vin, harus nahan sakit tengah malam dan bisa aja sampai pingsan karena ga kuat sama rasa sakitnya. Kalau boleh jujur, aku pingin hidup normal seperti kamu yang kemana-mana tanpa perlu mikir bakal ngerepotin orang." Kevan Ardana Putra. .. Finish : 21, April 2024 ⚠️ : Belum di revisi, bahasa masih baku non baku dan banyak typo, ejaan yang kurang tepat dll, mohon maaf atas ketidaknyamanannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines