I'M HOME

I'M HOME

  • WpView
    LECTURAS 21
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jul 17, 2020
Tempat untuk melepas kepenatan setelah seharian beraktivitas di luar, beristirahat mengisi tenaga agar bisa beraktivitas seperti biasa diesok hari. Itulah rumah... secara harfiah. Rumah bisa diartikan juga sesuatu yang terdapat keluarga yang tinggal didalamnya, menyambut setiap anggota keluarga ketika pintu masuk terbuka. Sapaan serta salam bersambut memberi warna tersendiri, rasa penat yang terbawa dari luar menjadi hilang dengan sambutan hangat itu. Bisa langsung ke meja makan, menonton televisi, mandi, atau langsung ke kamar untuk tidur... sesuai ciri khas keluarga itu sendiri. Sebuah gambaran yang harmonis bukan ? Namun... apa jadinya rumah yang kudapat hanya berupa sekat dinding antar ruang ? Kemana orang-orang disebut keluarga yang biasanya datang menyambut membukakan pintu itu pergi? Dan, apakah "rumah untuk pulang" sudah tidak ada lagi ?
Todos los derechos reservados
#83
divorce
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • 𝑾𝒉𝒆𝒓𝒆 𝑰𝒔 𝑴𝒚 𝑯𝒐𝒎𝒆?
  • LINGGA (END) ✔️
  • ◾𝗿𝘂𝗺𝗮𝗵 𝗸𝗲 𝗿𝘂𝗺𝗮𝗵
  • Different (END)
  • Yuta dan patah hatinya [Selesai]
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Where Is My Prince? ✓
  • "KEANA"
  • Desir Arah
  • Ayah, Ibu, Kemana Aku Harus Pulang? (On going)

Rumah itu tempat untuk pulang , bercerita berkeluh kesah tapi bagaimana jika masalahnya ada di rumah itu sendiri? Katanya semua orang dapat fase bahagia nya masing-masing, tapi kenapa fase ini hanya luka dan derita ?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido