Tentang RASA

Tentang RASA

  • WpView
    Reads 307
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Sat, May 28, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Rasa? Masihkah ada di hatinya? Peperangan antara hati dan otak yan tak selalu sejalan. Tapi tentang takdir yang tak ada yang tau apa yang akan terjadi!. . "iannnnnn, aziii capekk, Azi selalu memberi tapi tanpa penerimaan, bukan kah dalam hidup itu tentang give and take?" Ucap gadis imut nan lucu dengan sesenggukan. " Azi , maafin Ian. Ian gabisa Nerima itu" balas Ian Dengan perasaan yang tak menentu. "Kenapa selalu aziii? Azi berhak bahagia kan??" Tanya Azi dengan keputus asa an nya. " Setiap manusia berhak untuk bahagia aziii tak terkecuali kamuu!" " Tapi kenapa selalu luka yg azi dapetin dari Ian,?" Hening tercipta hingga takdir yang berjalan menentukan arahnya:) "🙂 Sy pamit yah assalamu'alaikum Azi, Ian pergi jaga diri baik²😊" ~16 November 2021 ~ Kisah klasik yang tak begitu menarik tetapi cukup menelisik untuk diotak-atik karena ada pemantik. Baca aja dulu :) luv u all 🍍 Sebagian besar dari pengalaman saya:)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sudut Luka Nazea
  • about us and him ✔️
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Atarangi. {Selesai}
  • Anna's Secret [END]
  • Trapped in a wound
  • Dandelion
  • Stella Story [END]
  • Love In Trauma (TAMAT)

"ketakutan terbesar seorang anak adalah perpisahan orang tuanya. Kehilangan mama dan papa sama halnya dengan kehilangan seluruh napas. Enggak ada mama sama papa rasanya sunyi dan hampa, rasanya berkali-kali lipat lebih sakit dari apapun. Dunia juga terasa sudah tidak berarti." ~Queenza Nazea Azalea ˚₊‧꒰ა☁️☁️☁️໒꒱ ‧₊˚ Di ajarkan melangkah, meski tertatih-tatih dan berujung jatuh. Di latih menapaki tangga meski berulang kali terhenti karna lelah. Bagi nazea, hal yang paling menyedihkan adalah ketika dihadapkan dengan kehancuran keluarga. Nazea benci perpisahan. Karena nazea tidak suka di tinggalkan. Nazea benci sendirian, karena nazea kesepian. Namun, apa yang sudah retak, akan tetap pecah. Pada akhirnya, meskipun nazea tidak suka, nazea harus menerima. Ada yang mengangkat tangan tinggi-tinggi seraya menjerit tak sanggup, ada yang menyembunyikan kepedihan sekuat mungkin sembari terus menerus mengulas senyum. Karena hanya diperuntukkan dua pilihan, bertahan atau menyerah? Atau lebih tepatnya, mampukah berdiri di atas ubin keikhlasan? "lagi, dunia kembali mempermainkan hidupku. Namun, sampai kapan?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines