Story cover for Pegasus by dreylx
Pegasus
  • WpView
    LECTURAS 503
  • WpVote
    Votos 40
  • WpPart
    Partes 7
  • WpView
    LECTURAS 503
  • WpVote
    Votos 40
  • WpPart
    Partes 7
Concluida, Has publicado jul 17, 2020
𝘒𝘦𝘱𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘱 𝘣𝘶𝘳𝘶𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘣𝘶𝘯𝘺𝘪 𝘳𝘪𝘣𝘶𝘵, 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘦𝘳𝘣𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘣𝘢𝘸𝘢𝘩𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘫𝘶 𝘬𝘦 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘪𝘵 𝘶𝘵𝘢𝘳𝘢. 𝘐𝘯𝘥𝘢𝘩 𝘯𝘢𝘮𝘶𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘯𝘤𝘪𝘯𝘺𝘢. 𝘒𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘋𝘪𝘴𝘢𝘯𝘢, 𝘥𝘪𝘢𝘵𝘢𝘴 𝘴𝘦𝘣𝘶𝘢𝘩 𝘣𝘢𝘵𝘶 𝘬𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘰𝘬𝘰𝘩, 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘢𝘮𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘶𝘮𝘣𝘶𝘩 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘵𝘪 𝘴𝘦𝘤𝘢𝘳𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘮𝘢𝘢𝘯.

                                   •

                                   •

                                   •

                                   •



🚫Peringatan❗
-tokoh dalam cerita ini hanyalah fiksi.
-cerita dibuat semata mata hanyalah sebuah karangan bukan berdasarkan kisah nyata.
-cerita dibuat tanpa niatan menyindir/menyinggung pihak manapun
-nama, tempat, dan unsur yang terdapat didalam cerita tidak bisa dijadikan pedoman.


(Dilarang keras meniru atau menjiplak tanpa izin)




*Bijaklah dalam membaca*
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Pegasus a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#27medusa
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Pertemanan di balik Kutukan [On Going] de AYA_MNK
28 partes Continúa
🥀Cerita ini 100% karangan dari saya sendiri jadi mohon di hargain, jika memang tidak suka maka tidak usah di baca dan jika suka jangan lupa beri vote dan komen yaksss!!! ⚠️ INGAT DI LARANG PLAGIAT, COPY PASTE, MENIRU, MENJIPLAK, ATAU SEJENIS NYA. DON'T! Saya mungkin tidak tahu tapi allah tahu. Rintik hujan perlahan jatuh dari langit kelabu, tetesannya menimpa tanah kering dan retak, menciptakan lingkaran-lingkaran kecil yang segera lenyap bersama debu. Namun tak lama, langit seolah tak sanggup lagi menahan kesedihannya. Hujan turun semakin deras, membasahi tubuh seorang gadis yang berdiri diam di tengah kehancuran. Luka menganga di hampir seluruh kulitnya, darah mengalir perlahan, menyatu dengan air hujan yang mengalir di tanah. Namun ia tetap tak bergerak. Pandangannya kosong, tatapan hampa tanpa harapan, seolah jiwanya telah pergi jauh meninggalkan raganya yang lelah. Di sekelilingnya, dunia yang dulu penuh kehidupan kini tinggal puing dan arang. Tanah yang dulu dihiasi hamparan rerumputan hijau telah terbakar hingga hitam dan tandus. Pohon-pohon yang dulunya menjulang kokoh kini rebah, patah, dan hangus, tak menyisakan satupun daun yang selamat. Segala yang dulu indah, kini lenyap tanpa jejak, tersapu oleh sesuatu yang lebih kejam dari waktu, kehancuran yang tak memberi ampun. "Aku menghancurkan semuanya ... Aku seorang monster!" bisiknya lirih, dan setetes air mata mulai mengalir keluar dari ujung matanya, tak bisa dibedakan apakah itu air hujan atau air penyesalan. "Aku menyakiti orang-orang, aku membunuh orang tak bersalah ... Aku benar-benar seorang monster!" Air matanya menetes, bercampur dengan darah dan hujan. Dan dari bibir pucatnya, hanya satu kalimat yang terus berulang kali dia ucapkan, seperti sebuah mantra penyesalan yang tak berujung. "Maaf ... maafkan aku ... maaf ...." Dibuat : Rabu/13/April/2022 Selesai : ??? Written by :AYA_MNK ©hak cipta dilindungi Allah SWT
𝐁𝐄𝐂𝐎𝐌𝐈𝐍𝐆 𝐀 𝐌𝐎𝐓𝐇𝐄𝐑 𝐎𝐟 𝐓𝐖𝐈𝐍𝐒 {Slow Update} de wp_theprincess18
21 partes Concluida
𝐔𝐭𝐚𝐦𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐅𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰 𝐬𝐞𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐜𝐚⚠️ 𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐥𝐮𝐩𝐚 𝐛𝐚𝐲𝐚𝐫𝐚𝐧 𝐧𝐲𝐚, 𝐲𝐚𝐢𝐭𝐮 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐜𝐚𝐫𝐚 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐕𝐎𝐓𝐄 𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐬𝐞𝐭𝐢𝐚𝐩 𝐁𝐀𝐁‼️ Ꮺ☘︎Ꮺ Seorang gadis cantik kini tengah tertidur, setelah ia selesai membaca novel dan tanpa ia sadari bahwa buku novel yang ia letakkan diatas meja kerjanya itu, tiba tiba terbuka tanpa sebab dan mengeluarkan cahaya. Dan tunggu, di atasnya terukir kalimat "Awal baru untuk akhir yang baru. Ubahlah takdir dan pecahkan lah semua teka teki." setelahnya cahaya itupun hilang dan buku itu pun tertutup kembali seperti tak terjadi apapun. ᥫ᭡ 𝙸𝚗𝚒 𝚌𝚎𝚛𝚒𝚝𝚊 𝚏𝚊𝚗𝚝𝚊𝚜𝚒 𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚔𝚊𝚕𝚘 𝚊𝚍𝚊 𝚑𝚊𝚕 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚕𝚞𝚊𝚛 𝚗𝚊𝚕𝚊𝚛 𝚢𝚊𝚑 𝚒𝚝𝚞 𝚠𝚊𝚓𝚊𝚛 𝚔𝚊𝚕𝚘 𝚔𝚊𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚐𝚊 𝚜𝚞𝚔𝚊 𝚢𝚊𝚑 𝚔𝚊𝚐𝚊 𝚞𝚜𝚊𝚑 𝚋𝚊𝚌𝚊! Note: Up tergantung target Vote and mood☻ Hasil Pemikiran SENDIRI ⚠️ Yang berniat Plagiat sana Jauh-jauh.‼️ I'm Gak Ridho kalo Cerita Hasil pemikiran berjam-jam I'm di Plagiat.‼️ IDE Itu MAHAL say⚠️ Rank: #1 in ruangdimensi 11/06/24 #4 in kerajaan 19/06/24 #1 in elemen 21/06/24 #3 in khayalan 23/06/24 #1 in fiksifantasi 25/06/24 #2 in haluan 28/06/24 #5 in fiksi 29/06/24 #3 in magic 16/07/24 #1 in kultivator 12/08/24 #2 in anakkembar 12/08/24 #2 in beranda 12/08/24 #1 in duniasihir 03/09/24 #2 in rekomendasi 14/09/24 Sampul by: Disygner/Sampul buku Visual by: Pinterest Publish: 05/05/24
Behind the Chill of the Night Wind (HIATUS) de suki_luxu
36 partes Continúa
Di dunia yang telah dilupakan para dewa, siapakah yang masih layak untuk mendekati jalan seorang Transcendents? Dalam bayang-bayang sejarah yang terkubur dan bisikan gelap dari sesuatu yang tak terlihat, dunia terjebak antara harapan dan kehancuran. Apakah cahaya yang menyinari kita benar-benar menyelamatkan, atau justru kegelapanlah yang memahami manusia? Ania, seorang gadis berusia 17 tahun yang hidup sebagai budak, telah lama kehilangan arti kebebasan. Setiap langkahnya di pasir panas adalah pengingat bahwa ia hanyalah komoditas-diperdagangkan oleh tangan-tangan yang kejam dan mata yang haus kuasa. Namun di balik tatapan kosongnya, ia menyimpan sesuatu yang bahkan para Dewa pun takutkan: takdir yang belum ditulis. Dunia yang ia kenal dipenuhi kekerasan, perbudakan, dan kemunafikan, tapi juga tersembunyi di dalamnya adalah fragmen-fragmen kekuatan kuno-Buku Terlarang, Kutukan purba, Artefak misterius, dan pecahan kekuatan para Dewa dan Dewi yang telah lama menghilang. Segalanya berubah pada suatu malam saat ia dijual. Ia dibeli oleh seorang pria berjubah hitam dengan pedang tersarung dan sepasang anting kristal biru yang tampak meminum cahaya malam. Dengan satu keputusan, takdir Ania terlepas dari rantai dan masuk ke dalam dunia yang lebih luas-dunia para Transcendents. Ini adalah kisah tentang seorang "Dreamer" dalam dunia yang telah kehilangan harapan. Tentang sejarah yang tidak pernah dituliskan secara benar-sebuah "Bizarro History" yang menanti untuk diungkap. Dan tentang kebangkitan seorang gadis yang mungkin menjadi kunci. --- Update: Jum'at, Sabtu, Minggu (Aku usahakan). --- [Top Rank] #1 Fantasi [02-06-2025] #1 Fantasi Gelap [17-06-2025]
Quizás también te guste
Slide 1 of 6
Pertemanan di balik Kutukan [On Going] cover
Frozen Heart [HIATUS] cover
𝐁𝐄𝐂𝐎𝐌𝐈𝐍𝐆 𝐀 𝐌𝐎𝐓𝐇𝐄𝐑 𝐎𝐟 𝐓𝐖𝐈𝐍𝐒 {Slow Update} cover
TAKDIR ALYA(Slow Up) cover
Agape [FANTASI KERAJAAN] cover
Behind the Chill of the Night Wind (HIATUS) cover

Pertemanan di balik Kutukan [On Going]

28 partes Continúa

🥀Cerita ini 100% karangan dari saya sendiri jadi mohon di hargain, jika memang tidak suka maka tidak usah di baca dan jika suka jangan lupa beri vote dan komen yaksss!!! ⚠️ INGAT DI LARANG PLAGIAT, COPY PASTE, MENIRU, MENJIPLAK, ATAU SEJENIS NYA. DON'T! Saya mungkin tidak tahu tapi allah tahu. Rintik hujan perlahan jatuh dari langit kelabu, tetesannya menimpa tanah kering dan retak, menciptakan lingkaran-lingkaran kecil yang segera lenyap bersama debu. Namun tak lama, langit seolah tak sanggup lagi menahan kesedihannya. Hujan turun semakin deras, membasahi tubuh seorang gadis yang berdiri diam di tengah kehancuran. Luka menganga di hampir seluruh kulitnya, darah mengalir perlahan, menyatu dengan air hujan yang mengalir di tanah. Namun ia tetap tak bergerak. Pandangannya kosong, tatapan hampa tanpa harapan, seolah jiwanya telah pergi jauh meninggalkan raganya yang lelah. Di sekelilingnya, dunia yang dulu penuh kehidupan kini tinggal puing dan arang. Tanah yang dulu dihiasi hamparan rerumputan hijau telah terbakar hingga hitam dan tandus. Pohon-pohon yang dulunya menjulang kokoh kini rebah, patah, dan hangus, tak menyisakan satupun daun yang selamat. Segala yang dulu indah, kini lenyap tanpa jejak, tersapu oleh sesuatu yang lebih kejam dari waktu, kehancuran yang tak memberi ampun. "Aku menghancurkan semuanya ... Aku seorang monster!" bisiknya lirih, dan setetes air mata mulai mengalir keluar dari ujung matanya, tak bisa dibedakan apakah itu air hujan atau air penyesalan. "Aku menyakiti orang-orang, aku membunuh orang tak bersalah ... Aku benar-benar seorang monster!" Air matanya menetes, bercampur dengan darah dan hujan. Dan dari bibir pucatnya, hanya satu kalimat yang terus berulang kali dia ucapkan, seperti sebuah mantra penyesalan yang tak berujung. "Maaf ... maafkan aku ... maaf ...." Dibuat : Rabu/13/April/2022 Selesai : ??? Written by :AYA_MNK ©hak cipta dilindungi Allah SWT