Tristesse

Tristesse

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 27, 2020
Ia terus berlari melewati pohon-pohon rindang. Mengejar sosok itu. Namun, sosok itu semakin jauh. Tidak. Ia tidak ingin kehilangannya. Karena saat ini. Semua kenangan itu, ia mengingatnya. -Tristesse Tentang Eilaria, gadis yang kehilangan semua ingatannya. Tentangnya yang mencari siapa dirinya. Tentang masa lalunya yang tidak berujung. Dan tentang sosok lain yang sangat berarti baginya. Semua kenangan itu terasa semu baginya. Lalu ketika ia sudah mengingatnya kembali, apakah ia akan merelakan semuanya hilang untuk kedua kalinya? "Aku mohon jangan tinggalkan aku sendiri disini.." "Seberapa jauh pun kita berpisah. Entah di dunia ini atau di kehidupan selanjutnya, aku percaya kita akan dipertemukan kembali." Note: Maaf jika masih banyak kesalahan dalam penulisan. Saran dan kritik yang membangun sangat diharapakan. Terima kasih sudah membaca cerita ini. [Slow update]
All Rights Reserved
#189
janji
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • RANNA
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • The Memory Between Us I LingOrm [Bahasa Indonesia]
  • Collateral Hearts - LingOrm ( END )
  • Maaf' (Revisi)
  • Promise
  • False Hopes
  • Antara Jarak Dan Waktu

B x G Menceritakan seorang perempuan yang bernama Erine, yang diam-diam menyimpan rasa pada seorang laki-laki bernama Lionel. Ia tidak pernah punya cukup keberanian untuk mengungkapkannya secara langsung, tapi lewat tatapan, perhatian kecil, dan momen-momen diam yang ia simpan sendiri-itulah caranya mencintai. Setiap hari, Erine mencoba tampil biasa saja di depan Lionel, padahal dalam hati, ia sibuk menenangkan degup jantungnya sendiri. Ia tahu, cintanya tak seindah kisah di film ataupun novel, tapi perasaannya tulus... meski hanya bisa diam di balik senyum. Dan meski Lionel belum tahu, Erine tetap percaya... mungkin suatu hari nanti, cintanya yang diam ini akan bersuara. Dan benar saja, seiring waktu berjalan, perlahan hati Lionel pun mulai terbuka. Ia mulai menyadari bahwa Erine-dengan segala ketulusan, perhatiannya, dan diamnya yang hangat-adalah seseorang yang sejak lama mencintainya dalam diam. Namun, Lionel masih terikat oleh bayang-bayang masa lalu. Luka yang belum benar-benar sembuh membuatnya ragu untuk membuka hati sepenuhnya. Tapi di antara keraguan itu, Lionel akhirnya mengaku... bahwa ia mulai mencintai Erine, meski perlahan, meski masih tersembunyi di balik kehati-hatian. Dan di situlah cerita mereka mulai berubah-bukan dari cinta yang meledak-ledak, tapi dari dua hati yang saling belajar percaya lagi, perlahan tapi pasti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines