Day With You

Day With You

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 24, 2020
"saya mengenal kamu sejak kamu pertama kali datang ke Restauran saya, Melamarkan diri kamu sebagai waiters" ucap laki-laki di depan wanita berhijab cantik di hadapannya itu. "Maksud bapak apa ya? Selama saya bekerja di sini saya baru bertemu bapak baru-baru ini.. lalu bagaimana bisa bapak mengenal saya?" Tanya wanita itu terkejut dan agak takut di pandang tajam laki-laki di depannya itu. "Apa yang tidak saya bisa?" Balas laki-laki itu menggenggam erat kedua tangan wanita yang nampak bergetar itu. "Bahkan memiliki kamu pun bagi saya itu bukan hal sulit" ucap laki-laki itu tersenyum. Wanita itu benar-benar terkejut. "Saya.. mencintai kamu raya, menikahlah dengan saya" wajah laki-laki itu nampak serius, berbeda dari biasanya yang tajam, keras dan arogan. Day With You
All Rights Reserved
#16
going
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unplanned marriage
  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Orang Ketiga
  • ❤️KIM MEMORY❤️ 김기억❤️
  • Secangkir Kopi & Pencakar Langit (#1)
  • Salah Nikahin
  • Choose You - PINDAH KE DREAME
  • CACA (TAMAT)
  • 𝙼𝙰𝙽𝚃𝚄-𝙰𝚋𝚕𝚎✔

Revalda Riza Renata Ia anak perempuan yang dilahirkan dari keluarga yang humoris. Mempunyai dua kakak laki laki yang tingkat warasnya setengah. Garis takdir yang membuatnya dijodohkan oleh kedua orang tua nya. Lelaki itu bernama Abrar Narazka Pratama Lelaki romantis dan sangat perhatian, tapi semua itu berbeda ketika ia ditinggalkan menikah dengan calon istrinya. Ia menjadi sosok yang lebih pendiam, dingin, dan jutek. "Nata, Kamu udah punya pacar?" Tanya Papa yang mengagetkan Gue dengan pertanyaannya. Jujur aja Gue gugup plus malu juga ditanya begitu di depan orang orang. "Em. Belum Pa! Kenapa? " Jawab Gue jujur. Emang bener kan Gue jomblo. "Baguslah, kalau pun Kamu punya, Papa juga bakal nyuruh Kamu Putus! " ujar Papa ngebuat Gua tegang juga gugup. Karena gimana pun juga Gue kan lagi Naksir Mantan Kakak kelas Gue. "Ta... Papa mau Kamu Nikah sama Abrar!!" "Apaa! Maksudnya gimana Pa?" Gue bingung sama yang di maksud Papa. Gue sempet menatap bola mata Baban yang juga lagi menatap ke arah Gue. "Sttt. Terima aja udah, Doi ganteng loh, tajir lagi. Kalo Gua jadi lo si Gua mau. Sayang aja Gua batangan." bisik Bang Dion di telinga kiri Gue. Setan emang Abang Gua yang satu ini, mana bisik nya di sebelah kiri, cocok udah jadi iblis. "Mayan Ta. Bisa lu porotin, ntar kalo udah kawin lu bisa minta ice cream se-kamar. Apalagi kalo lu hamil minta ini anu itu diturutin. Udah sana kawin aja lu ama dia." set an satu lagi berbisik. Siapa lagi kalo bukan Kak Rico. Kawin Kawin dikira Gua kucing. Jangan kan mikirin proses bikin debay, mikirin nikahnya aja Gua ga mau. . . . Kepoo sama kisah selanjutnya??Kalo kepo langsung aja baca, siapa tau tertarik bagi kalian. Okee

More details
WpActionLinkContent Guidelines