Serengkuh Ringkih

Serengkuh Ringkih

  • WpView
    Reads 81
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 17, 2020
Tak ada anak-anak yang tak pernah memejamkan matanya sambil menahan ringis, tak ada anak-anak yang tak pernah tumbuh sambil menyesap tangis. Dunia sudah keras sejak manusia mengintip bumi dari celah pusar ibunya. Saatnya kini kita peluk segaris tipis dari cermin-cermin yang bercerita tentang betapa ringkihnya tapak mereka. Tentang sekelumit dunia cilik yang tak selalu dirajut dengan apik.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Midwest Princess
  • Natio Family
  • Embun Pagi
  • Syal Merah
  • waktu tak sama [HIATUS]
  • Badai, Kapan Berlalu?
  • Antheric
  • Sudut Luka Nazea
  • ALRIN
  • tak dianggap keluarga

"Dengarlah, anak-anak Crimson... tentang langit yang dulu bersinar, dan kini menangis darah. Pernah ada masa, jutaan tahun silam, saat sayap terang dan tanduk gelap bertarung di atas awan. Malaikat-pembawa harapan. Iblis-penggenggam kehancuran. Mereka menari di langit, mematahkan bintang-bintang, dan bumi menjadi panggung untuk dendam yang tak selesai. Gunung meledak, laut berubah bara, dan doa-doa jadi abu dalam perang yang tak berakhir. Tak ada pemenang, hanya dunia yang retak. Crimson-namanya lahir dari luka, warna tanahnya pun seperti hati yang pernah dicabik taring neraka. Kini... roh gentayangan mengeluh di lorong-lorong senyap, bayangan berjalan tanpa tubuh, dan sihir-ah, sihir kini lebih mirip kutukan daripada keajaiban. Tapi dengarlah baik-baik, di tengah reruntuhan dan langit yang patah, selalu ada satu cerita kecil yang berani menyalakan nyala- meski api itu kecil dan nakal, ia bisa jadi awal dari sesuatu yang lebih besar..." (Si penyair menutup matanya, tersenyum pelan. Dan angin Crimson kembali berbisik)

More details
WpActionLinkContent Guidelines