Rasa Tak Terungkap

Rasa Tak Terungkap

  • WpView
    Reads 185
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 27, 2025
Hanya untaian kata tak terucap. Hanya sebuah rasa tak terungkap. Hanya sebuah kalimat tak bertuan. Ini bukan cerita romansa remaja yang penuh drama, bukan ya. ini bukan cerita, bukan pula puisi. ini hanya untaian kata mewakili seribu perasaanku yang tidak bisa kuungkapkan di kehidupan nyataku. *** Assalamualaikum 🐣 Aku tidak bisa mendeskripsikan lebih dalam ini, lebih baik langsung baca saja, ya. Share? boleh, asalkan cantumin pembuatnya, ya. Makasih😚
All Rights Reserved
#6
semuarasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • SajakSesak 2 [Arief Aumar]
  • Sekumpulan Sajak yang Berkisah
  • Selaksa Noktah (END)
  • Quotes Inspiration ✔
  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • Aksara Tak Bertuan
  • BAPER {SELESAI}
  • harapan yang pupus
  • Catatan hujan - "Quote&Poetry"

"Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab, bagaimana caranya ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/22]

More details
WpActionLinkContent Guidelines