Sky Blue || mood

Sky Blue || mood

  • WpView
    LECTURAS 800
  • WpVote
    Votos 253
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, feb 27, 2021
Sebuah buka yang ditulis dengan awal tanpa akhir. Hingga terbuka kembali, dibaca agar tau perasaanmu. Ditulis dengan isi hati seseorang yang berusaha namun menghilang. Berusaha bangkit namun akhirnya gagal! Berubah karena sudah terlalu lelah... Meninggalkan karena sudah selesai.... Berbohong karena takut terabaikan...... Akhir dengan penyesalan, karena telah tau kebenarannya!! Sikap kasar telah menjadi abu yang sangat menyakitkan!! Era keadilan yang sangat sempit hingga terjadi kesalahpahaman!!! Akhir yang tenang membuat semua orang menyesal!!! TANPA KALIAN TAHU KITA SEMUA BERADA DITITIK JEMU DIMANA SEMUA BERAKHIR TANPA AWAL YANG BAIK... *First story *selamat membaca
Todos los derechos reservados
#90
sora
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Trust
  • REZZA
  • Secret & Truth [END]
  • lelaki untuk Circle
  • kita dan waktu. [End]
  • Baby İo
  • The Best Of Miracle
  • Melody Yang Tertahan
  • STALKER (S#6) END
  • PENA ASMARA | TAMAT✅
Trust

Hidupnya indah, pada masanya. Satu masalah datang membuatnya bertransformasi menjadi dia yang lain, yang tak dikenal dan tak mau dikenal. Hidupnya berubah hitam, monoton, tak bergairah. Namun, ketika muncul setitik harapan cerah yang datang untuk membantunya kembali bangkit, hal lain muncul. Ragu itu muncul ketika harus dihadapkan pada kata percaya. Percaya untuk percaya dengan ketulusannya, atau tidak percaya karena banyak asumsi buruk yang berputar di kepalanya. Bagaimana jika ketulusan itu hanyalah kepalsuan? Ketika ia percaya, hanyalah penyesalan yang tercipta. Namun, bagaimana jika sebaliknya, ketulusan itu benar-benar sebuah ketulusan? Namun, pada kenyataannya ia masih berada di antara keduanya. Berpikir antara ya dan tidak, antara percaya dan tidak percaya. Terpaku pada garis yang sama, dengan satu ragu untuk memilih jalan yang mana. Ia tak mau salah untuk memilih. Lagi. Karena terakhir kali ia percaya, yang dipercayai mengkhianatinya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido