Aku, Dia, & Doa

Aku, Dia, & Doa

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 18, 2020
WpInfo
Non-Fiction
[BASED ON TRUE STORY] "Aku percaya kalau tujuan Allah hadirkan seseorang ke hidup kita itu cuma dua, kalau bukan kita yang merubah dia, maka dialah yang akan merubah kita. Terima kasih, Rakra, sudah mengubah hidupku dan aku menjadi lebih baik lagi. Tapi, bisakah kamu hadir di hidupku bukan hanya untuk itu? Tetapi aku juga ingin kamu tetap membimbingku di jalan Allah dalam ikatan yang halal. Jadi, biarkanlah aku tetap mendoakan mu , Muhammad Rakra Pratama." -Nadya Syafura
All Rights Reserved
#895
nikahmuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Peri Cinta (Wall Of Love) - END
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Imam untuk Gladysa✓
  • Masjid Agung Kiai Ma'sum
  • Semesta Untuk Fatih [END] TERBIT✔️
  • Rasa Dalam Sujudku
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • EldArka (2018)
  • MAS WILDAN [END]

Wira Arya Abimana, mencintai Jeanice Olive Pratiwi dengan segenap hatinya. Demi wanita itu dia berusaha menerjang dinding pembatas yang amat besar karena perbedaan keyakinan. Bahkan ketika sang ayah menjodohkannya dengan Nadhira Shakila Putri, Wira menolaknya mentah-mentah. Dia tetap yakin bahwa Jeanice akan meninggalkan keyakinan demi dirinya. Namun, harapan itu pupus ketika Jeanice lebih memilih melepas Wira. Mampukah Wira menerima Nadhira yang hadir dalam hidupnya bak seorang peri cinta? dan berusaha menyelamatkannya dari kesalahan besar yang akan dia pilih. Yaitu cinta dan keyakinan. Mampukah Nadhira bertahan di sisi Wira ketika penolakan demi penolakan dia dapatkan? "Jangan sok suci, Nadhira! Kamu hanya anak haram dari seorang simpanan." - Wira Arya Abimana "Aku tidak peduli apa yang kamu katakan padaku. Kamu harus mengakhirinya, Mas." - Nadhira Shakilla Putri. - "Aku bersedia masuk ke dalam keyakinanmu. Apakah kamu senang?" - Jeanice Olive Pratiwi

More details
WpActionLinkContent Guidelines