Cakrawala Bersamaku

Cakrawala Bersamaku

  • WpView
    MGA BUMASA 32
  • WpVote
    Mga Boto 5
  • WpPart
    Mga Parte 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Jul 19, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
FOLLOW DULU SEBELUM BACA YA :) (Cerita Baru Update) Terkadang aku heran, apa alasan mereka bisa bertahan dengan cinta yang bertepuk sebelah tangan. Anehnya mereka juga gak mau jujur dengan rasa yang sebenarnya sangat menyiksa di hati mereka. Bahkan mereka cenderung menyembunyikannya dalam kata "aku baik baik saja". Hey sebecanda itukah mereka mengabaikan rasa? Bukankah itu sama saja dengan melukai diri sendiri? Asumsi itu selalu terngiang dalam memori kecilku, sampai suatu ketika tuhan mendatangkanmu untuk memberi kebahagiaan sekaligus pelajaran dalam hidupku. Kamu melebur dengan semesta, juga dengan duniaku. Kamu sangat kontras dengan keindahan, sampai aku tak sadar bahwa dalam warnamu ada degradasi luka yang teransparan. Tenang sebelum akhirnya aku terjatuh tanpa uluran tangan hangatmu untuk membantuku bangkit. Dan di detik itu aku tersadar bahwa mencintaipun tak punya hak untuk memiliki. "Jika memang kamu datang hanya untuk pergi, lantas kenapa kamu selalu baik kepadaku, sampai kebaikanmu selalu menjadi alasan bahagia terbesarku"_Eliana "jika saya menetap, maka saya nggak akan pernah berhasil mengajari kamu untuk berdamai dengan jarak, waktu bahkan ruang rindu itu sendiri. Dan kamu juga tidak akan pernah merasakan haru dalam satu pertemuan sekaligus perpisahan di detik yang sama"_Shakti
All Rights Reserved
#12
shakti
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Shivviness[END]
  • don't leave daddy CH2 (END)
  • Friendzone (COMPLETED)
  • Time For Opportunity
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • KITA DAN SEMESTA
  • Puing luka
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • PERJODOHAN PAKSA ( END )

Suatu ketika aku bermimpi. Berlari tanpa arah di tengah jalan berkabut. Dan batu kecil pun bisa membuatku jatuh tersandung. Dengan rasa sakit, tak mampu berdiri sendiri. Aku menengadahkan kepala dan melihat sosok samar orang yang kusukai. Dia hanya terdiam seraya perlahan mengulurkan tangannya menanti aku tuk meraihnya. Begitulah... tangan itu memang harus kuraih sendiri. Aku harus berusaha menggapainya. "Akan kuraih..." sesaat aku berpikir seperti itu, seraya kuulurkan tanganku padanya. Kau tahu apa yang terjadi padaku kemudian?... Tanpa kusadari ada sosok lain yang sudah lebih dahulu mendekat dan membantuku kembali berdiri. Tangannya tak hanya terulur tetapi juga dengan erat menggenggamku. "Tenanglah." bisiknya, "Aku akan selalu ada untukmu." Kabut perlahan menghilang, memperlihatkan dengan jelas sosok didekatku itu. Aku tak terkejut. Aku sudah tahu, ternyata memang dia. Selalu dia... Karena bahagia sesederhana itu..

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman