Cakrawala Bersamaku

Cakrawala Bersamaku

  • WpView
    LECTURAS 32
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jul 19, 2020
FOLLOW DULU SEBELUM BACA YA :) (Cerita Baru Update) Terkadang aku heran, apa alasan mereka bisa bertahan dengan cinta yang bertepuk sebelah tangan. Anehnya mereka juga gak mau jujur dengan rasa yang sebenarnya sangat menyiksa di hati mereka. Bahkan mereka cenderung menyembunyikannya dalam kata "aku baik baik saja". Hey sebecanda itukah mereka mengabaikan rasa? Bukankah itu sama saja dengan melukai diri sendiri? Asumsi itu selalu terngiang dalam memori kecilku, sampai suatu ketika tuhan mendatangkanmu untuk memberi kebahagiaan sekaligus pelajaran dalam hidupku. Kamu melebur dengan semesta, juga dengan duniaku. Kamu sangat kontras dengan keindahan, sampai aku tak sadar bahwa dalam warnamu ada degradasi luka yang teransparan. Tenang sebelum akhirnya aku terjatuh tanpa uluran tangan hangatmu untuk membantuku bangkit. Dan di detik itu aku tersadar bahwa mencintaipun tak punya hak untuk memiliki. "Jika memang kamu datang hanya untuk pergi, lantas kenapa kamu selalu baik kepadaku, sampai kebaikanmu selalu menjadi alasan bahagia terbesarku"_Eliana "jika saya menetap, maka saya nggak akan pernah berhasil mengajari kamu untuk berdamai dengan jarak, waktu bahkan ruang rindu itu sendiri. Dan kamu juga tidak akan pernah merasakan haru dalam satu pertemuan sekaligus perpisahan di detik yang sama"_Shakti
Todos los derechos reservados
#7
elzan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • AFTER (COMPLETE)
  • Maaf' (Revisi)
  • Friendzone (COMPLETED)
  • DeaSea
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Shivviness[END]
  • don't leave daddy CH2 (END)
  • KITA DAN SEMESTA

Aku selalu menatapmu dalam diamku, berharap kau sekali saja dapat berpaling kearahku.... Menantimu selama 17 tahun, membuatku mengorbankan setiap apa yang aku punya untukmu... Cintaku, cita-citaku, harapanku, hidupku... semuanya hanya untuk selalu dapat berada disisimu... Namun, saat aku berusaha menjadi orang egois, hanya untuk 3 bulan, kau selalu meneriaki aku dengan kata-kata kasarmu... Kumohon, hanya 3 bulan, tak lebih ! Tapi kau selalu tak peduli ! Aku sakit, bisakah kau temani aku, hanya sebentar saja?Ku mohon.... _oOo_ Tentang rasa yang bertepuk sebelah tangan, tentang harapan dan perjuangan... Bukan hanya soal cinta namun juga hidupnya... Penantian terbalasnya perasaan terpendam, yang tak pernah mampu dirinya ucapkan, bahkan sampai penantian panjang itu terhenti untuk selamanya. "Aku titipkan pesan itu pada Tuhan, untuk menjagamu, menghiburmu dalam sukarnya kisah kehidupan mu. Kali ini, kali ini saja, biarkan aku berbisik, pada satu detik terakhir nafasku, bahwa rasa ini akan selalu sama, I love you Damma."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido