SEUTAS SURAT DARI JODOHMU

SEUTAS SURAT DARI JODOHMU

  • WpView
    Reads 12,343
  • WpVote
    Votes 417
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 27, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
TERUNTUK KAMU: YANG MUNGKIN JODOHKU DARI: AKU, YANG MENJADIKANMU TOKOH UTAMA DALAM SURAT INI   Dengan surat ini, yang kutulis bersamaan dengan derunya hujan dan sedikit angin yang mencumbu wajahku. Surat yang tersusun tertumpuk, menjadi sebuah buku. kukirimkan padamu sejuta kerinduan yang belum sempat kulepaskan. Kasih sayang yang besar dan penuh dengan ketulusan. Cinta yang selalu membrontak ingin segera ditambatkan. Sebelum kamu mulai membacanya. Engkau harus tau. Bahwasanya buku ini adalah salah satu langkah terbaikku dalam mencari dan menemukanmu. Setiap minggunya, ada belasan, bahkan puluhan surat yang ingin ku sampaikan. Tapi aku tidak tau, harus ku kirimkan kemana. Jadi aku harap surat-surat ini bisa sampai kepadamu.
All Rights Reserved
#4
teruntukkamu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • Salah Target [Unpublish]
  • The Between
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Remang : Antara Cahaya dan Bayangan
  • RANNA
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • Ku Relakan Segalanya.!!

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines