We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The Bomb Of Journey

The Bomb Of Journey

  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 25, 2020
WpInfo
Fiction
Fantasy
Sepasang kakak adik berserta temannya sedang berlibur di rumah mendiang nenek nya. Karena penasaran dengan kamar yang selalu tertutup rapat, mereka memutuskan masuk ke kamar tersebut dan menemukan sebuah kotak kuno penuh ukiran. Sejenak mereka ragu untuk membukanya. Akankah mereka tetap membukanya?
All Rights Reserved
#247
mitologi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Elements
  • The Essence Of The World : Thunderstorm (Book 1)
  • Moonlit Shrine of Secrets
  • Imagination Adventure 2
  • Dream World
  • Kehidupan Di Balik Dunia Roh
  • the world behind words
  • Magic Village
  • CHILDREN FARM

Hanya karena aku memiliki sesuatu yang berbeda. Aku berpisah dengan mereka yang aku anggap sebagai rumah. Sampai aku tau bahwa aku memiliki 2 kehidupan, sebagai gadis kota dan seorang pemilik elemen. Saat aku melihat ke depan mereka yang aku anggap rumah menanti. Di dunia pertamaku ada keluarga kecilku, di dunia keduaku ada sahabat, dan keluarga yang sangat besar. Mereka melindungi diriku seperti batu kristal, yang harus di jaga. Tapi........ Saat aku melihat ke belakang, semuanya terlihat jelas. Jati diriku yang asli begitu mengerikan. Mereka terus memanggilku untuk membawaku pergi menjadi salah satu dari mereka. Berulang kali aku lepas dari genggaman mereka tapi tetap saja aku masih memiliki ikatan, apakah takdirku begitu sulit. Aku tidak bisa memilih antara hidup atau mati semuanya akan tetap sama. Namun satu hal yang aku pilih persahabatan, keluarga, dan cinta. Petualangan yang kami pilih, luka di mana-mana termasuk di hati. Terpaksa kami pilih, demi satu tujuan kehidupan. Mereka rela menjadi korban demi dunia. Akankah kami bisa menjalani ini ?

More details
WpActionLinkContent Guidelines