Jantur
  • WpView
    Reads 146
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 1, 2020
"Jantur dalam Bahasa Indonesia memiliki arti sesuatu yang magis. Namun, dalam Bahasa Sanskerta, Jantur berarti cerita. Aku ingin kelak kamu bisa bercerita, menulis cerita, cerita yang dapat mengubah dunia yang busuk ini. Percayalah kepadaku, cerita memang magis. Sekarang pergilah Jantur, berceritalah, perbaikilah dunia ini." Indonesia tahun 2445, sungguh miris, keruntuhan negara ini bertepatan dengan kemerdekaannya yang ke-500 tahun. Namun Jantur tak akan membiarkan negara ini hancur begitu saja. Bersama rekannya, Kara, di sisinya dan pena andalannya di saku, Jantur berpetualang melampaui logika manusia modern untuk mengembalikan hakikat Indonesia dan hak rakyatnya. Story : Muhammad Zaidan Hamid Cover : Oliver Mochtar M. Noor (Mohon memberikan kritik dan saran agar karya saya dapat berkembang, jangan ragu untuk memperbaiki kesalahan tulisan yang terdapat di dalam karya ini)
All Rights Reserved
#371
kisah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DWIKARA : Tak terhentikan seperti Waktu
  • Jejak Waktu
  • A Past Rania van Java [MERDEKA]
  • surat tentang candra
  • Elizabeth's Past (Discontinued)
  • Vantira Rozen
  • LOST [ DISCONTINUED ]
  • The Past Keeper : Naserin Dante
  • Lintas Waktu (Tamat)

genre:-Fantasi -Drama -petualangan -Fiksi ilmiah -time travel sinopsis: Kala, seorang pemuda dengan masa lalu kelam, hidup dalam bayang-bayang penyesalan dan rasa kehilangan. Suatu hari, saat terbaring koma di rumah sakit, ia bertemu dengan Oren, seekor kucing oranye misterius yang mengaku bisa membawanya kembali ke masa lalu. Tanpa berpikir panjang, Kala menerima tawaran itu, berharap bisa memperbaiki hidupnya dan menyelamatkan orang-orang yang ia sayangi. Namun, perjalanan waktu ternyata tidak sesederhana yang dibayangkannya. Setiap perubahan yang Kala buat membawa konsekuensi yang tak terduga, mengguncang masa kini yang selama ini ia kenal. Kala harus berhadapan dengan kenyataan bahwa waktu tidak bisa dikendalikan sesuka hati, dan menerima bahwa tidak semua luka bisa disembuhkan. Di tengah perjuangan menghadapi takdir dan masa lalu yang tak terhindarkan, Kala belajar tentang arti memaafkan diri sendiri dan merelakan apa yang sudah terjadi. Akankah ia mampu menemukan kedamaian yang selama ini ia cari?

More details
WpActionLinkContent Guidelines