Kelana Rasa

Kelana Rasa

  • WpView
    Reads 175
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 18, 2020
WpInfo
Fanfic
Twilight
Syelinja Jovany. Si gadis berkacamata yang selalu berteman dengan para buku-buku favoritnya. Linja cerdas walau tak sepopuler Albert Einstein. Jangan salah, dia bukan cewek cupu yang takut dan sering di bully atau selalu mendengar perkataan guru. Apalagi jika menyebutnya dengan kata, "norak". Dia Linja, yang selalu lekat dengan julukan cewek dengan tatapan tajam dan jarang bicara. Sekali dia terusik, maka terimalah Carolina Reaper-cabai terpedas di dunia. Tapi keajaiban terjadi. Siapa sangka salah satu spesies manusia yang ada dibumi ini menarik perhatiannya? bahkan sampai senyum yang sangat langka untuk muncul, berubah dengan sekejap! Apa mungkin gadis pemegang rekor mood swing terbanyak itu jatuh tanpa sepengetahuannya? Entahlah. Tapi seorang Fairel Avarsa, cowok dengan segudang kemisteriusannya yang selalu ditemani oleh jaket dan gitar kesayangannya, telah membuat Linja dilema. "Lo boleh aja pergi, tapi gue akan selalu nyusul lo." Bukan, tapi pusing setengah mati. *** Ini cerita tentang realita suatu perjuangan. Cara bersahabat yang sebenarnya dan pertemanan yang tak selalu menyenangkan. Penasaran kisah kocak Linja, Fairel, Liona, Bella, Marvel, Gervand, Reivan, dan lainnya di SMA Satu Bangsa? Selamat membaca!
All Rights Reserved
#584
rasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IGNITES (END)
  • Cool Boy & Gadis Halu
  • Merry-Go-Round
  • AGGA
  • Kapan Lulus? [END]
  • Leona[Hiatus]
  • ALRICK [TAMAT-TELAH TERBIT]
  • ALATAS
  • MARVELLA QISYA [ End ]
  • SKRIPSUIT  ✔

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮

More details
WpActionLinkContent Guidelines