Hijrah
  • WpView
    Reads 160
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 16, 2020
Zia hanya gadis lugu biasa,tetapi keruarga yang mengubahnya menjadi seperti ini, sifat dingin,bad girl dan sering membuat ulah, jadi tak heran jika ia sering dijuluki dengan wanita pengacau. Tapi seiring berjalannya waktu, akhirnya ia menemukan pawang hati yang bisa membuatnya merubah sikap. ••• "Kak azka," panggil Zia. "Hmm..." "Kok kakak, meratiin gue si?"Zia menaikan kedua alisnya. " lo cantik." Dua kata yang membuat pipi Zia terasa panas, Zia mengulum senyum agar ia tak kelepasan berteriak. Azka yang melihat pipi Zia mulai memerah pun tersenyum miring. tak kehabisan akal untuk menggoda Zia. Ia, mulai melanjutkan aksinya kembali, Azka sangat senang jika melihat raut wajah Zia yang memerah seperti ini, menurutnya sangat lucu. "Tunggu gue buat milikin lo Zi." ucap Azka santai. Mudah sekali Azka berbicara seperti itu.sedangkan Zia menahan mati-matian senyum nya. ••• Penasaran? Langsung baca yuk!
All Rights Reserved
#49
baperan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ADYRA
  • Psychopat [SELESAI]
  • When Two Hearts Collide
  • TAKLUK
  • 𝐏𝐋𝐀𝐘 𝐆𝐈𝐑𝐋 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐀
  • Arsyilazka
  • [DEARY AZA]
  • SAGA [On Going]
  • Zavier (Terbit)
ADYRA

"Gue tau,lo pasti mikir gue sakit hati apa ngak sama ledekan lo tadi pagi disekolah. Udah deh ngak usah pake ngeles segala." Jelas Azka panjang lebar,Dyra berpikir apa Azka bisa membaca pikiran orang?. "Pede bego." Ceplos Dyra. Maudy yang melihat percekcokan antara dua insan didepannya pun berdehem. Dyra dan Azka melihat kearah Maudy. "Lo berdua kalo mau pacaran bilang dong,jangan buat gue nunggu. Tau gini gue balik luan." Maudy pura - pura merajuk. "Hah,pacaran? Are you okay?." Tampak wajah Dyra terkejut. "Iya jadi ini baru jadian. Lo tau kan kalo temen lo ini gampang merajuk,dan sok jual mahal." Azka mengatakan seperti otang polos yang tanpa dosa sedikitpun. Dyra ingin protes dengan perkataan Azka barusan,namun mulutnya langsung dibekap oleh Azka. Maudy tampak mengerutkan dahinya." Kenapa lo ngak bikang gue Ra?." "Dia malu,makanya dia nyuruh gue yang bilang." Sembur Azka. Dyra sudah geram melihat tingkah Azka,mulutnya memang masih dibekap dengan tangan Azka,namun pikirannya tidak. Dyra memiliki ide. Dia langsung menginjak kaki Azka,sehingga Azka meringis dan melepaskan bekapannya dimulut Dyra. Story @ZikraSalsabila😊😍.

More details
WpActionLinkContent Guidelines