Sonorous of Epiphany

Sonorous of Epiphany

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 27, 2020
Pernahkah kau mendengar sesuatu yang begitu berisik? Memanggil dan memaksamu untuk berjalan melewati penutup-penutup yang harus kau buka. Suara yang begitu nyaring memintamu menghukum mereka yang menghancurkan orang lain? Suara yang begitu memekakkan telingamu, menarikmu dari zona nyamanmu, suara yang mengganggumu dan mengubah hidupmu? Benedict Alfredo Tambunan, mungkin seorang dari mereka yang begitu frustasi karena suara itu. Suara yang membuatnya begitu trauma karena berdiam saja. Suara yang membangkitkan rasa keadilan dalam dirinya. Mengapa harus gadis kecil dengan rambut kepang dua, yang membuatnya begitu marah pada dirinya sendiri? Mengapa Ben tidak bisa melupakan wajah merah padam gadis kecil yang begitu tersiksa dan marah itu? Mengapa Ben tidak bisa melupakan tangisnya yang meraung-raung? Mengapa... Ben tidak bisa melupakan tragedi yang terjadi tepat di depan matanya? Tragedi menyakitkan yang terjadi pada gadis asing di sebuah gudang tua itu? Ben marah pada dirinya sendiri. Ben bersumpah akan menegakkan keadilan dan membuat manusia-manusia bejat itu menyesal telah menghancurkan hidup orang lain. Sonorous ㅡ Suara nyaring yang dalam dan penuh. Epiphany ㅡ Momen yang terjadi dalam hidup dan mampu mengubah jalan hidup atau pemikiran seseorang.
All Rights Reserved
#16
wartawan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It's So Hurtful [END]
  • T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D
  • Singing In The Dark
  • Senior Kampus [ COMPLETED ]
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • A Million Sense
  • Seperti Tulang [SUDAH TERBIT]

21+ (PRIVATE PART) Sebuah kisah yang mengisahkan seorang gadis yang disakiti oleh orang-orang yang disayanginya. Kesalahan yang tidak dia lakukan entah kenapa harus dia pertanggungjawabkan. Kesakitan yang bertubi-tubi diterimanya membuatkan dia semakin hancur. Tiada lagi keluarga, tiada lagi sahabat dan tiada lagi cinta dihidupnya. Semua membuangnya seperti satu kesialan yang harus diperangi. Kesakitan yang menumpuk dihatinya membuatkan hatinya mati. Tiada lagi senyuman yang sering menutupi kesakitannya selama ini. Seolah mengajarnya untuk mendahulukan dirinya, menyadari bahwa yang harus dibahagiakan adalah dirinya bukan mengorbankannya untuk orang yang hanya tau menyakitinya. "Semakin kalian mencoba menyakitiku semakin gigih aku melatih hatiku untuk bertahan. Benteng yang sebelum ini hanya sejangkal akan ku dirikan selangit, dikelilingi api yang membara sehingga kalian ingin mendekatinya pun tidak mampu!" Kathrine Carlina Marcuss "Jangan pikir aku akan membiarkanmu mati dengan mudah, kehancuran keluargaku belum terbayar!" Theodore Edward Stanley "Aku bersumpah kau akan hancur lagi Kathrine, hancur sampai apapun tidak bisa merajutnya kembali" Adorasya Trasella Swan "Dia adalah penghancur hidupku! Seharusnya isteri ku yang berada di sini bukan anak sial sepertinya! Kenapa tidak anak sial ini saja yang mati!" Jordan Marcuss . . . . . MURNI KARYA DARI AMNDANTSHA. PLAGIAT HARUS BELAJAR MENGHARGAI KARYA ORANG LAIN ATAU LEBIH KECEH 'GET FUCKING AWAY FROM HERE' 19/3/2018-20/10/2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines