Story cover for Hold On!! by uniarty
Hold On!!
  • WpView
    Membaca 12
  • WpVote
    Vote 6
  • WpPart
    Bab 3
  • WpView
    Membaca 12
  • WpVote
    Vote 6
  • WpPart
    Bab 3
Bersambung, Awal publikasi Jul 19, 2020
Mungkin dulu, ibunya adalah penggemar kisah Snow White. Jika tokoh itu dikabarkan berambut sehitam eboni, berkulit seputih salju, dan berbibir merah semerah darah. 

Maka ia, yang lahir di rumah kecil yang dinaungi rimbun pohon sawo. Sang ibu hanya bisa ngemil sawo selama ngidam. Mungkin itu sebabnya, dirinya berkulit gelap. Hingga teman-temannya menjulukinya 'bule gosong'. Maka apakah takdirnya akan sama dengan Snow White? Atau justru berkebalikan?

Apakah ia akan bertemu pangeran, ataukah takdirnya berhenti pada saat ia memakan apel beracun?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Hold On!! ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#20struggling
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
Di Antara Tawa dan Tragedi  cover
CHAOS | Who's The Princess?  cover
ALRIN cover
BINTANG (yang tak pernah terlihat) cover
𝐃𝐀𝐃𝐃𝐘 [𝐇𝐄𝐄𝐇𝐎𝐎𝐍 𝐀𝐑𝐄𝐀] cover
Alicia YW cover
Learning in Progress (Boboiboy x Yaya) cover
The Silent Truth  cover
Interweave cover
MAWAR  cover

Di Antara Tawa dan Tragedi

22 bab Bersambung

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia Alesya, gadis dengan senyum selebar cakrawala, tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur."