BAD GIRL {END}

BAD GIRL {END}

  • WpView
    Reads 10,791
  • WpVote
    Votes 1,180
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 25, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
ig @ Dhyni Khaira ummah wp dhyni Khaira ummah TYPO BERTEBARAN! SINOPSIS Pletak ... "Yah, m-maafin Zea, kenapa ayah selalu menyalahkan Zea?" ringis zea yang merasakan sakit pada bagian pinggang dan punggungnya yang terkena cambukan dari sang ayah. "Dasar anak tidak tau diri, ini hukuman buat kamu, atas apa yang telah kamu lakukan terhadap istri saya!" ucap Zahram masih setia mencambuk zea. "Yah udah yah, kasian Zea, dia nggak tau apa-apa yah ..." mohon zafran yang tak tega melihat sang adik merasa kesakitan. - AZEA Talitha Zahram Dhea Talitha Zahram terkenal dengan kecantikannya, tapi sanyangnya dia bukan seorang Good girl melainkan seorang bad girl, ada alasan mengapa zea menjadi bad girl. - Nathan Wijaya Nathan merupakan ketua OSIS di SMA Garuda, memiliki wajah yang tampan yang selalu memikat hati para hawa. apa jadinya jika seorang bad girl tertarik kepada seseorang good boy? Apakah zea bisa menaklukkan hati seorang Nathan yang biasa di kenal sang prince ice?
All Rights Reserved
#312
ketos
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stay With Me !
  • Apology [Completed]
  • Simulacrum (Completed)
  • SHARA (TAMAT)
  • Ketua Kelas[✓]
  • Eramnesia
  • KANATA
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • bukan cinta biasa (END)

Bantu, follow dan vote cerita ini teman-teman 🌿💙 Pukulan, cacian, bentakan, hinaan dan kekerasan lainnya sudah menjadi makan sehari-hari bagi Zeevanya. Tidak pernah dianggap, dipandang seperti sampah yang tidak berguna, bukanlah hal baru baginya. Lebih, mirisnya lagi, semua itu dia dapatkan bukan dari orang asing. Melainkan, Ibunya sendiri. Ia tidak pernah dianggap, tidak pernah diakui. Sementara kakaknya-Zoya selalu menjadi kesayangan perempuan itu. Ibunya, sangat membenci dirinya. Entah kesalahan apa yang Zeevanya perbuat hingga ia harus mendapatkan kebencian sebesar itu dari ibunya sendiri. Zeevanya tidak pernah tau apa penyebabnya. Keluarganya masih ada di sisinya. Namun, rasanya Zeevanya seperti hidup sebatang kara. Entah, sampai sejauh apa Zeevanya bertahan saat mental dan fisiknya selalu serang bertubi-tubi oleh ibunya bahkan kakaknya. Harapan dan mentalnya selalu dijatuhkan. Seakan ia tidak berhak untuk merasakan kebahagiaan. Entah sampai kapan ia akan mampu bertahan .... Ia sama sekali tidak tahu. Zeevanya, sendiri tanpa siapapun disisinya untuk tempat bersandar. Dia, sangat rapuh namun terpaksa berpura-pura kuat. Di tengah pahitnya kehidupan yang ia jalani, mampukah Zeevanya bertahan hingga menemukan secuil kebahagiaan yang selama ini ia impikan? Inilah, kisah tentang Zeevanya dengan segudang luka yang ia pikul sendirian .... ____•°🌿

More details
WpActionLinkContent Guidelines