The Path Of DESTINY

The Path Of DESTINY

  • WpView
    Reads 11,335
  • WpVote
    Votes 566
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadComplete Thu, Sep 16, 2021
"Ketika jalan takdir sudah memutuskanmu untukku, alasan logis apa yang masih bisa kau argumentasikan untuk menolaknya?" *** Nameera Gumilo Adhikusuma tidak pernah merasakan rasanya cinta yang begitu mendalam. Rasa cinta yang menggebu tapi lain hal dengan nafsu. Katakan dia naif, bodoh, atau plin-plan, tapi apa salahnya untuk membalikkan fakta keputusan labil yang pernah ia ucapkan untuk menjauhi satu-satunya sosok yang selalu terlintas dalam memori pikirannya sejak Junior High School jika bersangkutan dengan hati? Fazayi Kafeel Drazanio hidup dengan cara yang begitu monoton dan terkesan membosankan. Kerja dan kerja. Pria itu tak kenal letih sekalipun kekayaan sangat mendominasi walau ia tidak kerja barang satu tahun pun. Zayi sangat tertutup perihal apa saja yang bersangkutan dengannya. Tapi, semua itu pudar seiring berjalannya waktu ketika Zayi merasakan getaran aneh dan rasa terlampau jauh ingin memiliki seorang gadis yang mencuri atensinya. Gadis manis yang begitu menawan, his mine. Namun yang jadi pertanyaannya, sanggupkah dua insan tersebut bersatu dan saling mengikat satu sama lain? Atau justru, keinginan dan kepercayaan mereka hilang dalam sekejap tatkala takdir mulai mempermainkan antar keduanya? __________ Copyright September 2020 - End August 2021 by ourqueenJ
All Rights Reserved
#242
selesai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • STROBERI DAN KOPI
  • I'M NOT CINDERELLA
  • Let It Fall [Tamat]
  • Bentala
  • Rasa Tanpa Suara
  • Friend Zone ! [END]
  • [End] Behind The Color
  • Little Strawberry Girl
  • SeLYna🍂
  • Debt Collect-Love?

[Season kedua dari : Do you remember your first cup of coffee] Bahwasanya setelah patah dan hancur lebur bersama kehilangan bertubi-tubi yang ia rasakan di masa lalu, sebuah luka amat besar masih menghuni hatinya. Medhya sadar bahwa hatinya tak siap menerima lelaki lain hingga ia menolak lamaran Akbarra Hadinata, yang bertahun-tahun menunggunya dengan sabar. Lalu, bagaimana bisa insiden penolakan itu justru berujung dengan pertemuan yang tidak terduga? Medhya tidak tahu, ini disebut karma atau kutukan. Yang manapun itu, sama-sama tidak menyenangkan. Sebab, ketika masa lalu yang menyedihkan itu datang, satu persatu luka Medhya yang telah sembuh kembali berlubang. Semuanya berantakan. Pertanyaannya, jika dulu lelaki itu menghancurkannya sedemikian rupa, apakah kali ini ia mampu menebus kesalahannya ; seperti apa yang ia janjikan? Atau justru, Medhya akan hancur lagi, lebih parah dari empat tahun lalu? "Sudah cukup main-mainnya. Sekarang, saatnya kamu kembali denganku, Zaline." Sialnya, Medhya masih berdebar-debar ketika menatap matanya yang kebiruan. Hati Medhya masih mendamba lelaki itu dengan sangat. Petaka. Benar-benar petaka. ❗Warning : bab 57-60 sudah dihapus. Bisa dibaca di karyakarsa jika berkenan. Terimakasih 🙏

More details
WpActionLinkContent Guidelines