Story cover for Finding Your P U L S E by kaitaa___
Finding Your P U L S E
  • WpView
    LETTURE 3,343
  • WpVote
    Voti 511
  • WpPart
    Parti 18
  • WpView
    LETTURE 3,343
  • WpVote
    Voti 511
  • WpPart
    Parti 18
In corso, pubblicata il lug 19, 2020
Squel of P U L S E


Selesai yang tak pernah benar-benar selesai. Ada yang harus benar-benar mereka selesaikan sebelum memulai ikatan baru yang mungkin sudah menunggu, entah dengan menyambung masa lalu atau dipertemukan dengan orang baru. Satu dari keduanya hanya mau semua tuntas meski meninggalkan bekas, merelakan atau belajar melupakan.

Kalau gadis itu tidak bisa mengambil langkah pertama, biar ia yang berlari dan menyusun strategi. Sudah diberi banyak toleransi, sudah waktunya acara menunggu diselesaikan dengan pencarian.

Menemukan yang hilang, menyelesaikan yang berantakan. Sebab mungkin ia bukan bersembunyi, tapi melarikan diri.
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere Finding Your P U L S E alla tua Biblioteca e ricevere tutti gli aggiornamenti
oppure
#99bahasa
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 7
Cinta dalam Diam(End) cover
Catatan Lintasan Pluto cover
Ex or New? [REVISI] cover
A dan I [Complete] cover
BULIR CINTA [END] cover
lOVe Story cover
Pulih (Sekuel Shila) [END] cover

Cinta dalam Diam(End)

16 parti In corso

Sequel cerita Wattpad Khadijah dan senyum Khatan Khayla terlahir tanpa kemampuan berbicara, tetapi itu tidak membuatnya lemah. Dengan bahasa isyarat, ia belajar berkomunikasi dan mengekspresikan dirinya. Namun, tidak semua orang bisa menerimanya. Sejak kecil, ia kerap menghadapi ejekan dan perundungan, hingga hanya ada satu orang yang selalu berdiri di sisinya Rafi. Bagi Rafi, Khayla bukan sekadar sahabat. Ia adalah seseorang yang ingin selalu ia lindungi, meskipun perasaan yang tumbuh di hatinya tetap ia simpan rapat-rapat. Namun, semua berubah saat Bram, teman lama mereka, kembali di SMA. Kehadiran Bram membuat Rafi menyadari sesuatu yang selama ini ia abaikan-rasa cemburu yang perlahan menguasai hatinya. Di sisi lain, Khayla harus menghadapi Nadine, seorang gadis yang tidak menyukainya karena merasa Khayla menghalangi jalannya menuju Bram. Perundungan kembali menghantuinya, lebih parah dari sebelumnya. Tapi kali ini, Khayla tidak ingin hanya bergantung pada orang lain. Ia ingin melawan, ingin membuktikan bahwa meskipun ia tak bisa bersuara, bukan berarti ia tidak bisa didengar. Ketika kata-kata tak selalu bisa diucapkan, dapatkah cinta tetap tersampaikan? Atau justru akan terus terpendam dalam diam?