Self Loathing [On Going]

Self Loathing [On Going]

  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 25, 2020
Saat kita merasa tidak pantas untuk memiliki, maka memendam akan berlaku sebagai jalan akhir. Saat kita merasa tidak layak untuk dimiliki karena keterbatasan, maka hanya doa yang sekiranya akan menguatkan jiwa dan raga. Nara Alsava, gadis sederhana yang mengidap Body Dysmorphic Disorder karena kenangan buruk di masa lalu, mencoba berjuang di tengah kejamnya dunia yang seakan mendiskriminasi orang-orang tertentu. Kenangan buruk itulah yang membuat Nara semakin rapuh dan mulai menghujat dirinya sekian hari berlalu. Rasa sakit kian membuncah kala hadir sosok baru dalam hidupnya, sosok yang terasa sangat istimewa bagi seorang Nara. Namun, Nara menyadari bahwa ada orang lain yang jauh lebih sempurna untuk sosok yang ia kagumi tersebut. Kala ia harus berjuang seorang diri dalam memendam rasa kagumnya, ternyata ia mulai memahami arti cinta yang sejatinya tak lepas dari sebuah kesederhanaan. © Copyright ️2020 by Penafia
All Rights Reserved
#539
cintadalamdiam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku ingin bahagia (END)SUDAH TERBIT
  • Cover Me🕊️
  • Naryva
  • Takdir Sang Ilahi [END]
  • Senja Terakhir [End]
  • ALEAGAS [END]
  • Antara Cinta dan Lara
  • Bintang Untuk Nara
  • 𝐋𝐚𝐤𝐬𝐚𝐧𝐚 𝐁𝐢𝐧𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐞𝐫𝐞𝐝𝐮𝐩 (𝐓𝐚𝐦𝐚𝐭)✔️

SUDAH TERBIT Part tidak lengkap, part lengkap hanya ada di buku dan typo bertebaran dimana-mana Sinopsis Nara putri, gadis penyuka senja dan bulan. Dan ya jangan lupakan bahwa ia seorang introvert. Ia merasa bahwa Tuhan tidak pernah adil padanya dan Tidak pernah merasakan kebahagiaan walaupun hanya sedikit, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang monoton. Di sekolah, dia duduk di sudut kelas dan menghindari keramaian ia merasa tidak pernah benar-benar diterima oleh teman-temannya. Di rumah, hubungannya dengan orang tuanya juga tidak baik, mereka terlalu sibuk dengan pekerjaan mereka sendiri, sehingga sering mengabaikan Nara yang merupakan anak mereka. Setiap hari, Nara berusaha menyembunyikan rasa sakit dan kesedihan di balik senyum palsu. Malam-malamnya dihabiskan sendirian di kamarnya, menulis di jurnal dan merenung tentang kekosongan dalam hidupnya. Meskipun Nara mencoba menemukan kebahagiaan dalam hal-hal kecil, seperti membaca buku atau mengerjakan tugas sekolah, rasa terasingnya terus menghantuinya. Ketika Nara mulai merasa bahwa hidupnya tidak akan pernah berubah, hingga akhirnya dia bertemu dengan seseorang yang membuatnya merasa sedikit lebih diperhatikan. Namun, seseorang yang ia pikir akan selalu memberikan kebahagiaan nyatanya salah. Sementara Nara berusaha mengatasi kesulitan dan mencari arti kebahagiaan sejati, dia harus menghadapi berbagai tantangan emosional dan pribadi yang menguji keteguhan hatinya. Ketika hidup penuh luka, bisakah kita menemukan arti kebahagiaan? Aku Ingin Bahagia adalah sebuah kisah yang menyayat hati, tentang perjuangan, kehilangan, dan harapan yang terpendam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines