Berbagi Perspektif: Saling Menguatkan Dalam Aksara

Berbagi Perspektif: Saling Menguatkan Dalam Aksara

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 19, 2020
Kumpulan tulisan tentang permasalahan yang erat sekali dengan kehidupan kita sehari-hari, yang tampak mudah namun rasanya sulit dilakukan. Kadang, tanpa kita sadari, satu sikap kita dapat melukai jiwa seseorang atau bahkan jiwa kita sendiri (?). Lantas kalau sudah begini, sejauh mana kamu peduli dengan kesehatan mentalmu dan mental orang lain? Mari saling memahami dan menguatkan. Disaat-saat sulit seperti ini, gunakanlah perspektifmu..
All Rights Reserved
#64
study
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Breathe
  • ON REMEMBERING
  • 15th Voltage [Tegangan 15] ✔(COMPLETED)
  • Hopeless
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Does Not Become Anything
  • ...
  • Slow Days (FIN)
  • Clarisa Yunita ( End )
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

More details
WpActionLinkContent Guidelines