The Special Person

The Special Person

  • WpView
    Reads 1,477
  • WpVote
    Votes 178
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 29, 2021
Sebuah kisah klasik, tentang dua raga yang sudah lama bersama dan berusaha untuk tumbuh dengan perasaan yang sama. "Whatever u are, let me give u one hundred thousand hug's, like you give all your love to me " -Palova Gewantara *.✧ Ran Takahashi as Dean Prawijaya Hyojin as Palova Gewantara Kim Mingyu as Wisnu Aditya JENNI as Aranatasha Aditya Nishida Yuji as Ijuy geofahmi Felix as Felix Debaskara Jisung as Jojo Nathan Mark as Egi Den Mark Taeyong as Raka Devano [ Dilarang untuk menjiplak, memplagiati atau mencuri ide dan bagian dari cerita ini. Terimakasih ]
All Rights Reserved
#1
takahashi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Kita-DewNani (B×B) ✓
  • INTUISI || ft. Tokuno Yushi
  • The Deepest of Love (NaruHina) - END
  • keduluan ㅡ hyunjin
  • Sorry & Love you [ yejeno]✓
  • 𝐋𝐢𝐤𝐞 𝐀 𝐅𝐨𝐨𝐥 [𝐓𝐖𝐈𝐂𝐄] ✓
  • Edelweiss [HYUCKREN]✔️
  • My Baby Sitter 『YuSion』✔️

Pernahkah kalian mendengar bahwa "Kita punya cinta tapi Dunia punya norma?" Norma dan Aturan dunia yang sudah kami langgar bersama-sama Memang benar kata orang Cinta itu Buta sampai-sampai aku tak bisa membuka mata kembali untuk mencari sosok yang dapat menggantikan dirinya Menurutku dia sempurna, jauh dari kata sempurna tidak ada kata yang dapat mendeskripsikan bagaimanakah sosok dirinya "Aku akan melawan seluruh dunia hanya untukmu" "Tapi, kau tau bukan bahwa dunia ini tidak mendukung keputusan kita.." "Aku tidak percaya dengan yang namanya dunia, dunia terlalu kejam bagi orang-orang seperti kita.." "Aku tau itu tapi.. kita tidak bisa egois dunia punya aturan dan norma yang berjalan, mereka tidak akan mau untuk menyetujui keputusan kita.." "Jangan menyerah aku mohon, kita akan memperjuangkan nya bersama-sama melawan semua yang menghalangi kita.." "Aku tidak bisa.." "Kenapa kau menyerah? kita sudah pernah berjanji untuk selalu bersama-sama dalam menghadapi rintangan bukan?" Dia tak bergeming, hanya diam membisu setelah pertanyaan yang aku ucapkan, Mungkin hal ini terlalu berat untuknya --- Ketika netraku pertama kali melihat sosok dirinya yang berdiri dihadapanku. Satu kata yang terucap dari bibirku "Cantik" Kulitnya yang putih, garis rahangnya yang tegas, mata berwarna hazel, serta bulu mata lentik yang berkibar ketika terkena angin senja. Disini detik ini waktu ini aku pertama kali melihatnya. Ketika tak sengaja tatapan kami bertemu dia akhirnya tersenyum padaku, hatiku luluh seakan semua jiwaku terbawa bersama dengan senyumannya. --- Happy Reading

More details
WpActionLinkContent Guidelines