This My Love

This My Love

  • WpView
    Membaca 153
  • WpVote
    Vote 63
  • WpPart
    Bab 10
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Sep 27, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
Tiga tahun lamanya seorang gadis yang kini tumbuh dewasa menanti kehadiran sahabatnya. Ia sangat merindukan kebersamaan mereka, kegembiraan yang tercipta, gelak tawa yang membuat nya bahagia, dan tentunya ritual tahunan yang ia dan sahabatnya lakukan setiap dirinya berulang tahun. Rindu, tergambar jelas di wajah sayunya. Sebelum akhirnya mereka dipisahkan oleh jarak yang membuat nya hilang komunikasi. "Kenapa tedy nya pink? Kok gak coklat?" tanya gadis remaja yang sangat lugu. "Karna kalo coklat nanti ganteng kaya aku. Kamu kan cantik jadi yang pink aja." Gombal sahabatnya sambil mencubit pipi gadis itu. Setelahnya tawa renyah memenuhi indra pendengaran mereka. Apa mereka bisa mengulang kejadian itu? Simak terus kelanjutan ceritanya ya😊😉
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#145
cintaremaja
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT (HIATUS)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan