Its Your Turn

Its Your Turn

  • WpView
    Reads 162
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 17, 2024
Orang bilang jangan tertawa berlebihan karena hal itu juga akan berlaku ketika kau menangis. Kau mungkin memiliki satu atau dua orang teman terdekatmu. Sahabat mungkin? Sampai titik dimana kalian saling berbagi rahasia yang kau miliki dengannya. Tapi apakah kamu benar benar mengenal dengan baik sahabatmu itu? Apa yang sedang dia pikirkan, apa yang sedang dia rasakan, apa yang dia takutkan? Tahukah kamu? Siapa yang dapat menyelami seberapa dalamnya hati seseorang? Bila kita melihat seseorang tersenyum apakah dia benar-benar bahagia? Bila seseorang menangis adakah itu berarti dia sedang bersedih? Adakah kenyataannya seperti yang kita lihat? Tak ada yang tahu isi hati seseorang terkecuali dirinya sendiri. Adakalanya orang tua bahkan tak mengerti apa yang dirasakan oleh anaknya. Kita hanya satu dari jutaan manusia yang terluka, mencari perlindungan. Ingin menghilang agar dikenang, ingin sembunyi agar dicari, ingin pergi agar disadari. When its finally your turn, i hope you understand why the wait was necessary. Your turn will come soon, just wait , watch and speak when its your time to say checkmate. -its your turn-
All Rights Reserved
#993
detektif
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sudut Luka Nazea
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • L.O.S.T Don't Know How to Love
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • BINA
  • Paradise
  • Kisah Klasik Dua Bulan Terakhir
  • Tears Of Sincerity [TERBIT ✓]
  • ALEYA~~

"ketakutan terbesar seorang anak adalah perpisahan orang tuanya. Kehilangan mama dan papa sama halnya dengan kehilangan seluruh napas. Enggak ada mama sama papa rasanya sunyi dan hampa, rasanya berkali-kali lipat lebih sakit dari apapun. Dunia juga terasa sudah tidak berarti." ~Queenza Nazea Azalea ˚₊‧꒰ა☁️☁️☁️໒꒱ ‧₊˚ Di ajarkan melangkah, meski tertatih-tatih dan berujung jatuh. Di latih menapaki tangga meski berulang kali terhenti karna lelah. Bagi nazea, hal yang paling menyedihkan adalah ketika dihadapkan dengan kehancuran keluarga. Nazea benci perpisahan. Karena nazea tidak suka di tinggalkan. Nazea benci sendirian, karena nazea kesepian. Namun, apa yang sudah retak, akan tetap pecah. Pada akhirnya, meskipun nazea tidak suka, nazea harus menerima. Ada yang mengangkat tangan tinggi-tinggi seraya menjerit tak sanggup, ada yang menyembunyikan kepedihan sekuat mungkin sembari terus menerus mengulas senyum. Karena hanya diperuntukkan dua pilihan, bertahan atau menyerah? Atau lebih tepatnya, mampukah berdiri di atas ubin keikhlasan? "lagi, dunia kembali mempermainkan hidupku. Namun, sampai kapan?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines