He Is An Angel || Jinkook

He Is An Angel || Jinkook

  • WpView
    GELESEN 2,260
  • WpVote
    Stimmen 254
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Aug. 2, 2020
Seokjin tidak pernah tahu bahwa dirinya adalah reinkarnasi dari seorang malaikat, sampai hari di mana sebuah peristiwa buruk yang membuat sahabat terdekatnya hampir mati akhirnya membawanya pada takdirnya. Apakah ia mampu menjalankan kewajiban sekaligus menebus dosa di kehidupan sebelumnya dengan jiwa malaikat yang terperangkap dalam tubuh manusianya?
Alle Rechte vorbehalten
#272
jinkook
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Hingga Tak Ada Lagi Luka
  • Catalyst Lightning ( Vkook / Brothership )
  • Your Eyes Tell (Jinkook) END
  • Because Of You
  • Like an Angel
  • Moonlight || Jeon Jungkook ✓
  • LIGHT
  • Save Me [END]
  • You're a Little Late (Sad Story Jintae) END ✓

Hingga Tak Ada Lagi Luka Jungkook tumbuh dengan luka-luka yang tak terlihat-bukan hanya di kulitnya, tapi jauh lebih dalam, menyesakkan hingga ke relung jiwanya. Senyumnya terlalu lebar untuk menjadi nyata, tawanya terdengar seperti pelarian. Ia menyimpan rahasia yang tak seorang pun tahu, seakan dunia ini terlalu kejam untuk memberinya ruang bernapas. Taehyung tidak pernah berniat ikut campur. Awalnya, ia hanya melihat Jungkook sebagai anak yang keras kepala, penuh misteri, dan sulit didekati. Tapi semakin ia memperhatikan, semakin sulit baginya untuk berpaling. Ada sesuatu di balik mata gelap itu-sesuatu yang berteriak minta pertolongan meski bibirnya selalu mengatakan "Aku baik-baik saja." Ketika kebenaran mulai terungkap, Taehyung dihadapkan pada pilihan: mundur dan membiarkan Jungkook menghadapi semuanya sendiri, atau bertahan, meskipun itu berarti menyeret dirinya ke dalam kegelapan yang lebih dalam dari yang ia bayangkan. Namun, seberapa jauh seseorang bisa bertahan sebelum akhirnya menyerah? Seberapa banyak luka yang bisa mereka tanggung sebelum semuanya runtuh-hingga tak ada lagi yang tersisa? Tapi mereka tahu satu hal: mereka tidak akan membiarkan luka-luka itu menang. Bersama, mereka berjanji akan bertahan. Bukan hanya untuk satu sama lain, tapi juga untuk diri mereka sendiri. Karena kali ini, mereka tidak akan berjalan sendirian. - BROTHERSHIP YE BUKAN BL! Don't copy my story.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien