#MENANTI HILAL JODOH

#MENANTI HILAL JODOH

  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 21, 2022
" jodoh itu gak akan kemana ... Re" " iya jodoh emang gak kemana tapi saingan dimana mana! " kisah seorang Resa Adriana Safitri di usia 30 tahun yang dikejar kejar pertanyaan kapan nikah?. pertanyaan klise yang bikin jomblo kaya gue keteteran dan gelagapan buat jawab. ini cerita petualangan gue menanti hilal jodoh yang tak kunjung muncul. "Aku tak seperti Dewi Sinta , dia sempurna. Tapi aku tidak, aku wanita biasa yang punya dosa dan terbalut oleh masa lalu yang salah" -Resa Adriana Safitri - "Aku mencintai mu apa adanya, tanpa ragu. Aku tidak peduli dengan masa lalu mu. Tapi aku ingin masa depan bersama mu. Aku mencintai dirimu karna hatimu" -Sadewa Bagas Adrian- #menantihilaljodoh
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SOLITUDES
  • Garis Takdir (END)
  • VARESHA [ END ]
  • Dosen Killer | END✔
  • SYAHIRAH 3: Azki ✔
  • Syaren
  • MENJAGAMU LEWAT DOA
  • Ana Uhibbuka Fillah ( TAMAT  )
  • A New Beginning
  • Menunggu Halal Bersamamu
SOLITUDES

Highest rank: #1 in Fiksiremaja #1 in Cerita #3 Pregnant #5 teenfiction #8 in Benci #8 in Pregnant #10 in SMA #10 in Remaja [DISARANKAN UNTUK FOLLOW AUTHOR TERLEBIH DAHULU, AGAR PEMBACA TAHU PENGUMUMAN TENTANG CERITA INI] ---- Malam itu, membuatnya membenci dirinya sendiri. Malam itu, malam terburuk baginya. Mengakhiri hidup adalah salah satu jalan baginya. Rasa benci yang sangat besar, membuatnya merasa kesepian. Ingin ia memutar waktu, untuk tidak menemuinya malam itu. 'Selalu menganggap diriku kotor, adalah sebuah kebiasaan.' - Gianna Pristin Dirgantara - ---- Kesalahan besar telah ia perbuat. Tantangan konyol yang membuatnya terjebak. Rasa penyesalan semakin tumbuh dalam dirinya. Lelah sudah ketika ia semakin tenggelam dalam penyesalan yang dalam. Kata maaf tidak pantas untuk ia ucapkan. 'Menyakitinya adalah kebiasaanku.' - Arthur Julian Wijayanto - ---- DON'T COPY MY STORY!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines