RANUM
  • WpView
    Reads 239
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 16, 2021
"Kesalahanku sejak awal adalah membawamu masuk kedalam kehidupanku, dan mengajakmu jauh berkelana hingga tersesat. Beri tahu aku bagaimana caranya mengeluarkanmu dari sana? " -Perdana Daniel Fahluvi- " Dia adalah rumah tempatku berpulang, hujan di musim kekeringan, juga pelampung disaat aku hampir tenggelam. Bagaimana mungkin bisa aku kehilangannya? " - Ranum Anistya Dwisasma- " Badai telah berlalu, tugasku menjadi peneduh bagimu telah usai. Dan hari yang cerah itu sudah datang, jadi pulanglah!! " -Ahnaf Prahari- _____________ Cerita ini fiksi. Saya tulis karena kesenangan saya dalam dunia kepenulisan, walaupun sebenernya saya gak jago nulis. Maksain banget ya? Haha. Saya hanya ingin membagikan apa yang saya simpen di note biar saya sedikit lebih produktif, gak rebahan mulu. Hahaha Penulis juga meminta maaf apabila isi cerita ini gak bisa menyesuaikan dengan apa yang kalian harapkan, karna isi kepala dan kesenangan orang itu beda-beda. Jika teman-teman suka dengan isi cerita ini alhamdulillah, jikalau pun tidak, silahkan boleh ditinggalkan. Selain itu jangan pernah menghubungkan cerita ini dengan kehidupan siapapun, karna seperti yang sudah saya tekankan di atas, bahwa cerita ini FIKSI. Jadi apabila ada kesamaan Tokoh, Latar, maupun Alur saya selaku Penulis meminta maaf, saya tidak pernah bermaksud untuk menyinggung pihak manapun. Cukup dinikmati dan ambil pelajarannya, karna saya tau setiap kisah pasti ada hikmahnya. Kritik dan Saran yang membangun sangat saya harapkan kehadirannya ditulisan saya yang alakadarnya ini. Jangan lupa buat vote yaaa.... Biar aku makin semangat nulisnyaa 😘 So, enjoy!! Note: Cerita ini saya update sesuai dengan baik dan buruknya mood. Wkwkwkwk Salam hangat dari saya, Sjahbanashallow~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANNISA {ON GOING}
  • ALEYA~~
  • My Duchess / End
  • ALVIN (On Going)
  • Raina
  • Hilang
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
  • T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D
  • 𝐊𝐚𝐥𝐚 𝐒𝐞𝐧𝐣𝐚 [Sudah Terbit]
  • BALADA KEHIDUPAN

Annisa Maudi Ayunda. Gadis berusia 19 tahun yang mampu meluluhkan hati seorang lelaki cuek. Nih spoilernya↓ ___________________ TINN TINN TINN... "Astagfirullah. Siapa sih pagi-pagi yang udah mainin klakson-nya ey, ganggu pisan" Annisa menggerutu sebal karena ia dikejutkan oleh klakson mobil yang tepat dibelakangnya. "WOY! MINGGIR lO!" belum selesai dengan gerutuan-nya Annisa kembali dikejutkan dengan suara si pemilik mobil tersebut. "Ya Allah, kayaknya kamu suka banget ngagetin orang deh" bahkan saat berbicara dengan orang yang dibelakangnya, Annisa tidak membalikkan badannya sama sekali. "GUE BILANG MINGGIR YA MINGGIR! dasar dekil" walau nada bicara pada kalimat terakhirnya ia kecilkan, tapi tetap saja Annisa masih bisa mendengarnya. "HEH! APA KAMU BILANG TADI? DEKIL? HEY JAGA UCAPAN MU YA!" Annisa benar-benar jengkel pada orang tersebut "YA EMANG lO DEKIL, MAKANYA NGACA SONO!" pemuda yang diketahui bernama Ardhiansyah Vero Aditama atau yang sering dipanggil Ardhi ini memang terkenal dengan sikap angkuhnya karena ayahnya, Adriansyah Vernon Aditama adalah kepala yayasan di kampus-nya. "Huhhh ngadepin kamu mah gak bakal kelar urusannya" sebelum Annisa berbalik dan meninggalkan Ardhi , Ardhi sudah menghentikannya dengan berbicara. "SIAPA lO SAMPAI-SAMPAI lO BERANI SAMA GUA" dan benar saja ucapan Ardhi pun dinotice oleh Annisa. "Aku? Aku emang bukan siapa-siapa dan buat apa aku takut sama kamu. Sama-sama makan nasi ini kan? Kecuali kalo kamu makan manusia baru aku takut.." sontak ucapan Annisa mengundang tawa dari para mahasiswa yang melihat kejadian itu. Ardhi yang melihat kalau dia ditertawakan oleh semua orang langsung mengucapkan kata-kata yang membuat mereka bungkam. "DIAM KALIAN! MAU GUE KELUARIN DARI KAMPUS HAH?!!" para mahasiswa yang dari tadi mentertawakannya langsung saja membungkam mulutnya dan pergi dari sana. _______________________ Cie yang penasaran! Yuk langsung dibaca! Jangan lupa like and Comment!

More details
WpActionLinkContent Guidelines