Love ×Na Jaemin

Love ×Na Jaemin

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 20, 2020
Suasana hikmad menyelimuti rumah oengantin wanita,banyak tetamu yang memuja paras cantik sigadis yang mengunakan baju putih gading dengan punggung yang sedikit terbuka.Pendeta memulai upacara pernikahan dipagi hari. "Jika ada yang keberatan silahkan bicara" Iya yakin inilah keputusannya,ia tidak boleh egois.Ia harus juga memikirkan prianya,Jika inilah kemauan prianya dia harus mengabulkannya. "Aku__keberatan" Tanpa berbicara apapun aku melepasnya "Aku__Menyerah" Setelahnya fiola berlari tak tentu arah,meninggalkan prianya dengan hati yang kacau
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • OUR FAMILY [SJY&KMJ]
  • Gus Rezvan & Sofia
  • Padam Nelangsa
  • Regards, Natashira (END)
  • ISTRI RAHASIA GUS ADNAN : a big secret, puzzle the game
  • syanin
  • 2 Minus 1 [END]
  • Aksara Lingga
  • Bertahan Dalam Melody Cinta

Menceritakan tentang satu keluarga yang begitu harmonis. "Lala tidak suka suara berisik Wira, menganggu." ucap seorang gadis kecil yang masih berusia tujuh tahun, Nada bicara nya biasa saja tetapi menusuk "Wira kan tidak bisu, Kalau Lala tidak suka keributan ya pergi saja sana!" jawab seorang anak laki-laki yang seusia dengan Lala. mereka kembar, tentu saja. "Berantem terus sih, Lala jangan begitu ya. Wira juga, saling maaf-maafan dulu" ucap ibunda- Sabila lula- mencoba menengahi pertengahan kedua bocah di hadapannya. tetapi Lala malah menaruh kedua tangan nya di depan dada dengan bibir maju beberapa centi "Kalau gamau maaf-maafan, Ayah engga mau beliin alat-alat lukis dan mainan buat kalian lagi." Ucap ayahanda- Jack Bert Wijaya- terdengar serius. Si kembar lantas saling pandang, dan yang pertama mengulurkan tangan adalah Wira. karena bocah itu takut sekali jika tidak di belikan mainan, menurutnya mainan itu separuh hidup nya. "Nah, begitu kan enak dilihat" Sabila dan Jack kompak tersenyum melihat kedua anak nya kembali akrab dan suasana terasa hangat. ⚠️LANJUTAN CERITA 'JATUH CINTA' ⚠️ Usahain baca cerita 'Jatuh Cinta' lebih dulu ya, tapi kalau engga mau juga ga masalah karena di cerita ini komplit. Tapi usahain yaa.. itung-itung bantu ramein cerita itu, hehe

More details
WpActionLinkContent Guidelines