Story cover for SENANDIKA by 0_Moonlight_00
SENANDIKA
  • WpView
    LECTURAS 817
  • WpVote
    Votos 190
  • WpPart
    Partes 7
  • WpView
    LECTURAS 817
  • WpVote
    Votos 190
  • WpPart
    Partes 7
Concluida, Has publicado jul 20, 2020
Terkadang orang yang kita percaya itulah musuh
Dan orang yang kita anggap musuh ternyata berbanding terbalik dengan yang dipikirkan
Seakan akan dunia ini memang kejam...
Dunia ini penuh dengan misteri dan teka teki yang tak usai tuntas
Terkadang membuat sebagian orang lelah...
Bingung dengan keadaan
Bingung dengan segala hal yang nyata

Aku...
Telah menyatakan sebelum cinta itu pudar
Telah mendengarkan sebelum suaranya membungkam
Telah ku duga semuanya sebelum deraian cemara berlabuh ditelaga rindu
Kau tak pernah hadir dengan keyakinan
Seketika itu ku menganggap cinta hanya sepucuk sajak yang tak akan pernah kita lalui
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir SENANDIKA a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#333kisahsekolah
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
SENJA KU SENJA MU cover
FISIO (Fisika × Biologi)  cover
𝗡𝗼𝘁 𝗙𝗶𝗿𝘀𝘁 𝗟𝗼𝘃𝗲; 𝗲𝗻𝗱 cover
My Obsession (Chika×Ara) cover
I DID IT OUT OF FRIENDSHIP (END) cover
ONE MORE cover
Milka Misca And Story cover
Brown Eyed Girl cover

SENJA KU SENJA MU

12 partes Concluida

Persahabatan adalah kunci pertemanan yang baik. Tak jarang persahabatan yang akhirnya membawa pada perasaan yang lebih. Jingga dan langit bersahabat sejak kecil hingga remaja, disalah satu antara mereka menginginkan lebih dari sebuah sahabat. Tapi semua tak seperti yang diinginkan, semua berubah ketika ada orang lain yang datang diantara mereka. --------- Ketika satu jiwa menyapa dan bertemu dengan hati, maka rasa tak lagi dapat dipungkiri. Senja pun datang membawa kebahagiaan dan kesedihan, tak kala perasaan yang tumbuh dengan cinta harus dilapisi dengan kecewa dan air mata .. Semua semakin bewarna ketika dia bertemu pada pria yang membuatnya lupa atas segala yang dirasa, bernama awan. semakin hari semakin kurasa, ku tak bisa membohongi semua karena aku memang merasakannya. jika semua tak lagi bisa bersama seperti senja pada malam, lalu bagaimana mentari pada pagi? [Part by part]